Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Langkah pasangan ganda campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, terhenti prematur di ajang Malaysia Open 2026.
Jafar/Felisha dijadwalkan menantang unggulan keempat asal Malaysia, Chen Tang Jie/Toh Ee Wei di putaran pertama Malaysia Terbuka.
Ganda campuran Indonesia tersebut mengalahkan Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie dua gim langsung 21-17, 21-17.
Jafar/Felisha dipaksa menyerah dua gim langsung, 18-21 dan 16-21 dari pasangan Tiongkok Tiongkok, Feng Zhe/Huang Ping.
Kenaikan satu tingkat itu diraih setelah Jafar/Felisha melaju hingga final BWF World Tour Super 500 Australia Terbuka 2025, pekan lalu.
Ganda campuran bulu tangkis Indonesia Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu memastikan akan tampil tanpa beban dalam debut mereka di SEA Games 2025 Thailand.
Kemenangan terbaru membuat Jafar/Felisha memastikan tiket BWF World Tour Finals 2025 yang berlangsung di Hangzhou, Tiongkok, Desember mendatang.
Jafar/Felisha sukses mengalahkan unggulan kelima dari Denmark, Mathias Christiansen/Alexandra Boje, 17-21, 21-14, dan 21-13 di laga perempat final Australia Terbuka.
Di Australia Terbuka 2025, Jafar/Felisha mengawali langkah dengan menundukkan wakil Malaysia Jimmy Wong/Lai Pei Jing 21-16 dan 21-18.
Langkah Jafar/Felisha dipastikan terhenti di 16 besar Prancis Terbuka usai kalah dari ganda Thailand Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran dua gim langsung 19-21 dan 17-21
Jafar/Felisha mengandaskan pasangan Denmark Mads Vestergaard/Christien Busch dua gim langsung 21-7 dan 21-14 di babak 32 besar Prancis Terbuka.
Jafar/Felisha kalah 16-21 dan 7-21 dari unggulan pertama dari Tiongkok, Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin di Denmark Terbuka.
PASANGAN ganda campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu harus menghentikan langkah mereka di babak 16 besar Tiongkok Masters 2025.
PASANGAN ganda campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, membuka langkah positif di Tiongkok Masters 2025.
Ganda campuran Indonesja Jafar/Felisha melaju ke 16 besar Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis usai mengelahkan pasangan Serbia Tomic/Vitman 21-19 dan 22-20.
Indonesia terakhir kali meraih gelar juara di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis pada 2019 melalui ganda putra Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan.
PASANGAN ganda campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu berhasil mencapai target yang ditetapkan pelatih di turnamen Tiongkok Terbuka 2025.
Jafar/Felisha sukses menjejakkan kaki di perempat final Tiongkok Terbuka 2025 usai menyingkirkan wakil Denmark, Mads Vestergaard/Christine Busch, dua gim langsung.
PASANGAN ganda campuran, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu harus berjibaku untuk meraih kemenangan di babak pertama turnamen Tiongkok Terbuka 2025.
Jafar/Felisha menghajar ganda campuran Tiongkok Guo Xin Wa/Chen Gang Hui dua gim langsung 21-12 dan 21-17.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved