Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
GANDA campuran bulu tangkis Indonesia Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu mengalahkan pasangan Serbia Mihaljo Tomic/Andjela Vitman dua gim langsung 21-19 dan 22-20 di babak 32 besar Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2025, yang berlangsung di Arena Adidas, Paris, Rabu (27/8).
Jafar mengungkapkan, meski memetik kemenangan, mereka belum bisa merasa nyaman karena kerap melakukan kesalahan-kesalahan sendiri yang menguntungkan lawan.
"Hari ini, permainan masih belum nyaman, masih jelek banget dan masih banyak mati sendiri. Sama Tomic tadi sering banget ngasih bola silang
yang sering bikin kagok," ungkap Jafar dikutip dari keterangan resmi PBSI.
"Jadi, di poin kritis tadi, kami usahakan lebih banyak menyerang dan kalau pas dapat bola-bola panjang dilepas aja sama Felisha, jadi saya yang atur dari belakang," lanjutnya.
Senada dengan Jafar, Felisha mengaku begitu kerepotan dengan gaya permainan silang yang ditampilkan Tomic pada pertandingan kali ini.
Terlebih, dalam posisi yang kerap dirugikan dalam permainan, Felisha kerap dihajar oleh agresifitas Vitman.
"Tadi kita belum terbiasa dengan kondisi lapangan ditambah lawannya bola-bolanya juga bikin kagok kami, pemain yang ceweknya juga berani banget untuk langsung maju ke depan dan mencegat bola-bola kami," akuFelisiha.
Di babak 16 besar Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis, Jafar/Felisha akan bersua ganda Malaysia Tang Jie Chen/Ee Wei Toh.
"Untuk persiapan besok, saya mau reset fokus dulu, lihat lagi permainan lawan dan kita mau lakukan yang terbaik, intinya kita engga
mau kalah besok," tegas Felisha. (Ant/Z-1)
Tiwi/Fadia melaju ke semifinal Jerman Terbuka setelah sukses menundukkan wakil Hong Kong, Lui Lok Lok/Tsang Hiu Yan, dengan skor meyakinkan 21-15 dan 21-14
Berpasangan dengan wakil Singapura, Hee Yong Kai Terry, Gloria Emanuelle Widjaja bertekad menuntaskan ambisinya untuk naik ke podium tertinggi setelah dua kali harus puas jadi runner-up.
Apriyani/Lanny harus mengakui keunggulan wakil Jepang, Kaho Osawa/Mai Tanabe di babak 16 besar Jerman Terbuka.
Turnamen bulu tangkis tertua di dunia, All England 2026, akan menjadi panggung pembuktian bagi pebulu tangkis tunggal putra muda Indonesia, Alwi Farhan.
Di laga Jerman Terbuka, Tiwi/Fadia menundukkan wakil Denmark, Kathrine Vang/Mette Werge, dengan skor meyakinkan 21-8 dan 21-14.
Turnamen ini diikuti 518 atlet dari 28 klub, yang terdiri atas 25 klub mitra.
Berpasangan dengan wakil Singapura, Hee Yong Kai Terry, Gloria Emanuelle Widjaja bertekad menuntaskan ambisinya untuk naik ke podium tertinggi setelah dua kali harus puas jadi runner-up.
Pasangan ganda campuran, Terry Hee Yong Kai/Gloria Emanuelle Widjaja, mengamankan tiket semifinal turnamen bulu tangkis Jerman Terbuka 2026
Langkah mulus dicatatkan duet ganda campuran beda negara, Gloria Emanuelle Widjaja (Indonesia) dan Hee Yong Kai Terry (Singapura)
Ia mengakui bahwa Bobby/Melati sempat mendominasi di awal laga, namun dirinya dan Adnan berhasil merebut ritme permainan pada saat-saat krusial.
Kondisi tersebut membuat Adnan/Indah kehilangan ritme dan harus merelakan gim pembuka.
Kemenangan itu diraih melalui drama tiga gim yang berakhir dengan skor 15-21, 21-17, dan 21-15. Keberhasilan itu sekaligus mengukuhkan ketangguhan mental Chen/Toh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved