Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Jafar/Felisha Petik Pelajaran Berharga Usai Takluk di Laga Pembuka BWF World Tour Finals

Basuki Eka Purnama
18/12/2025 06:19
Jafar/Felisha Petik Pelajaran Berharga Usai Takluk di Laga Pembuka BWF World Tour Finals
Ganda campuran Indonesia Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu(X @INABadminton)

LANGKAH ganda campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah/Felisha Pasaribu, di fase grup BWF World Tour Finals 2025 harus dimulai dengan tantangan berat. Menghadapi pasangan tangguh asal Tiongkok, Feng Zhe/Huang Ping, Jafar/Felisha dipaksa menyerah dua gim langsung, 18-21 dan 16-21, pada laga perdana Grup B yang berlangsung di Hangzhou, Rabu (17/12).

Meski menelan kekalahan, pasangan muda Indonesia ini memilih untuk tidak berkecil hati. Mereka justru menjadikan duel melawan pasangan nomor dua dunia tersebut sebagai parameter penting untuk mengukur kualitas di level elit dunia.

Jafar Hidayatullah mengungkapkan bahwa pengalaman bertanding melawan pemain-pemain papan atas adalah risiko sekaligus syarat mutlak jika ingin naik kelas. 

"Kami memang harus siap dengan segala kondisi. Kalau mau menembus ke level atas, ya, mau tidak mau harus melewati lawan-lawan seperti mereka," ujar Jafar melalui keterangan resmi PBSI.

Senada dengan pasangannya, Felisha Pasaribu menekankan bahwa pertandingan tersebut membuka mata mereka akan banyaknya aspek yang harus segera dibenahi. Ia menyoroti perbedaan kualitas yang cukup signifikan, baik dari segi teknis maupun non-teknis.

Menurut Felisha, evaluasi menyeluruh mencakup aspek teknik, tenaga, hingga kondisi fisik. Namun, yang tidak kalah krusial adalah kematangan mental di lapangan. 

"Selain itu, kami juga harus meningkatkan faktor nonteknis seperti fokus dan mental. Kalau mau menembus level mereka (Feng/Huang), kualitas kami harus benar-benar sama, bahkan lebih, karena kualitas mereka itu luar biasa," tutur Felisha.

Menatap Laga Krusial Melawan Malaysia

Kekalahan ini menempatkan Jafar/Felisha di posisi ketiga klasemen sementara Grup B. Posisi puncak saat ini dihuni oleh wakil Malaysia, Chen Tang Jie/Toh Ee Wei, yang sukses menumbangkan rekan senegaranya, Goh Soon Huat/Shevon Jemie Lai.

Ujian bagi Jafar/Felisha pun belum berakhir. Pada laga kedua yang dijadwalkan berlangsung Kamis (18/12), mereka akan langsung berhadapan dengan Chen Tang Jie/Toh Ee Wei yang merupakan ganda campuran nomor tiga dunia.

Menghadapi lawan yang sedang dalam tren positif, Jafar menegaskan perlunya perubahan pola pikir dan agresivitas. Ia berharap bisa bermain lebih berani dan menjaga konsistensi poin agar tidak mudah tersusul.

"Ketika sedang unggul, kami harus benar-benar menjaga poin. Fokus mesti ditingkatkan karena poin bisa cepat sekali terbuang," kata Jafar menutup keterangannya.

Kemenangan pada laga berikutnya menjadi harga mati bagi Jafar/Felisha jika ingin menjaga asa melaju ke babak semifinal BWF World Tour Finals 2025. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik