Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Pembalap Repsol Honda (HRC) Marc Marquez mengaku semakin percaya diri untuk menghadapi sisa musim 2023 setelah finis di posisi tiga pada seri Moto GP Jepang. Itu merupakan podium pertamanya di musim ini.
"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada tim yang bekerja dengan sangat baik. Podium ini adalah apa yang kami cari di sepanjang tahun. Ini merupakan dorongan yang bagus untuk upaya terakhir di 2023," ujar Marquez melalui laman resmi timnya, Senin (2/10).
Pembalap asal Spanyol itu mengaku sangat senang bisa kembali berdiri dan merasakan atmosfer di podium. Terakhir kali, Marquez berdiri di podium adalah ketika menempati posisi kedua di Moto GP Australia di 2021.
Baca juga: Marquez Abaikan Rumor akan Hengkang dari Honda di Musim 2024
"Rasanya luar biasa bisa kembali naik podium setelah sekian lama. Apalagi, kita melakukannya di sini, di Sirkuit Motegi yang merupakan rumah bagi Honda. Dengan banyaknya penggemar dan orang-orang Honda di sini, sejujurnya itu cukup romantis," tutur Marquez.
Moto GP Jepang berlangsung penuh drama karena diguyur hujan sejak lap pertama. Para pembalap langsung mengganti motor dengan ban basah ketika memasuki lap kedua.
Baca juga: Jorge Martin Pangkas Jarak dengan Bagnaia
Berjalan 12 lap, hujan tidak kunjung reda, malah semakin deras. Penyelenggara balapan pun memutuskan untuk menghentikan sementara perlombaan. Setelah dihentikan selama beberapa menit, penyelenggara memutuskan menghentikan balapan karena hujan tidak juga berhenti. Akhirnya pemenang diambil dari posisi terakhir pada lap ke-12.
"Saya merasa sangat baik dengan kecepatan saya dan saya pikir kami bisa mendapatkan akhir balapan yang menarik. Namun pada akhirnya Race Direction melakukan pekerjaan dengan sangat baik dan mereka mengambil keputusan yang tepat pada waktu yang tepat," tandas Marquez. (Ant/Z-11)
Marquez menilai musim 2026 akan menjadi periode yang sangat menarik bagi para penggemar balap motor kasta tertinggi ini.
Kini, Marc Marquez hanya terpaut satu gelar dari pemegang rekor sepanjang masa, Giacomo Agostini, yang mengoleksi delapan gelar juara dunia kelas utama.
Meski saat ini masih berada di puncak performa, Marc Marquez menyadari bahwa batasan tubuhnya akan menjadi penentu utama kapan ia harus gantung helm.
MARC Marquez dinilai memiliki bakat dan kecepatan luar biasa, tetapi tidak mempunyai daya tarik dan magis seperti Valentino Rossi.
Juara dunia MotoGP 2025 Marc Marquez mengantisipasi kemungkinan adanya penurunan performa yang bisa ia alami di musim depan meskipun baru saja mendominasi musim 2025 bersama Ducati.
Kecepatan Francesco Bagnaia sebenarnya masih terlihat di beberapa sesi latihan dan balapan, meski performanya inkonsisten sepanjang musim 2025.
Musim lalu menjadi periode yang cukup berat bagi Jorge Martin. Alih-alih menunjukkan dominasi, ia justru lebih banyak menghabiskan waktu di ruang perawatan dibandingkan di atas lintasan.
Inspirasi desainnya diambil dari model-model legendaris seperti Ducati 60 (1949) hingga Gran Sport Marianna (1955), motor balap pertama karya insinyur legendaris Fabio Taglioni.
Toprak Razgatlioglu, bintang balap asal Turki yang baru saja menyandang gelar Juara Dunia WSBK 2025, resmi memperkenalkan diri sebagai penggawa anyar tim Prima Pramac Yamaha.
Franco Morbidelli mencatat bahwa meskipun musim lalu memberikan banyak pelajaran positif, terutama di paruh pertama, masih ada celah besar yang harus ditutupi oleh tim teknis.
Desain livery Ducati Desmosedici GP untuk musim ini dikerjakan oleh Aldo Drudi dari Drudi Performance.
Marquez menilai musim 2026 akan menjadi periode yang sangat menarik bagi para penggemar balap motor kasta tertinggi ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved