Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
JORGE Martin menambah kepercayaan diri untuk menaklukkan Sirkuit Motegi pada seri MotoGP Jepang yang akan berlangsung Minggu (1/10) esok. Pembalap Pramac Racing itu sukses memangkas jarak dengan pemimpin klasemen Francesco Bagnaia (Ducati) menjadi hanya delapan poin usai memenangi sesi sprint, Sabtu (30/9).
Martin dalam momentum karena juga mengamankan posisi start terdepan sekaligus mengukir rekor catatan waktu lap baru di Motegi dengan 1 menit 43,198 detik.
"Saya merasa sangat kuat untuk balapan. Saya pikir kami menemukan landasan yang bagus. Besok saya bisa lebih tenang. Dengan lebih banyak lap, kami perlu mengatur ban. Saya merasa sangat senang secara keseluruhan dan mari kita raih kemenangan lagi besok," ucapnya.
Baca juga: Martin Rebut Posisi Pole GP Jepang
"Saya merasa kuat. Membuat rekor lap di sini di Motegi selalu istimewa. Saya sangat menikmati trek ini," imbuh Martin.
Pada sesi sprint Brad Binder (KTM) di posisi kedua dan Bagnaia di posisi ketiga. Bagnaia akan start di urutan kedua pada sesi balapan dan potensial digusur jika kehilangan banyak poin seperti pada GP India pekan lalu.
Baca juga: Marco Bezzecchi Juara Seri Perdana MotoGP di India
"Kami harus senang dengan apa yang kami miliki, jadi posisinya baik-baik saja. Jorge (Martin) sedang dalam momen terbaiknya tetapi kami harus tetap tenang dan bekerja untuk besok. Akan lain ceritanya," kata Bagnaia.
Jack Miller (KTM) akan start di urutan ketiga disusul Marco Bezzecchi (VR46 Racing) di posisi empat kemudian Binder di urutan lima. Posisi start keenam dihuni Fabio di Giannantonio (Gresini Racing).
Baris ketiga akan menampilkan Marc Marquez. Pembalap Repsol Honda itu menjadi satu-satunya pembalap pabrikan tuan rumah yang menembus start empat baris di depan. (AFP/Z-7)
Musim lalu menjadi periode yang cukup berat bagi Jorge Martin. Alih-alih menunjukkan dominasi, ia justru lebih banyak menghabiskan waktu di ruang perawatan dibandingkan di atas lintasan.
Inspirasi desainnya diambil dari model-model legendaris seperti Ducati 60 (1949) hingga Gran Sport Marianna (1955), motor balap pertama karya insinyur legendaris Fabio Taglioni.
Toprak Razgatlioglu, bintang balap asal Turki yang baru saja menyandang gelar Juara Dunia WSBK 2025, resmi memperkenalkan diri sebagai penggawa anyar tim Prima Pramac Yamaha.
Franco Morbidelli mencatat bahwa meskipun musim lalu memberikan banyak pelajaran positif, terutama di paruh pertama, masih ada celah besar yang harus ditutupi oleh tim teknis.
Desain livery Ducati Desmosedici GP untuk musim ini dikerjakan oleh Aldo Drudi dari Drudi Performance.
Marquez menilai musim 2026 akan menjadi periode yang sangat menarik bagi para penggemar balap motor kasta tertinggi ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved