Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
INSIDEN dramatis mewarnai seri pembuka MotoGP 2026 di Sirkuit Internasional Chang, Buriram, Thailand, Minggu (1/3). Juara bertahan Marc Marquez harus menelan pil pahit setelah gagal finis akibat insiden pecah ban belakang saat balapan menyisakan lima putaran.
Pembalap utama Ducati Lenovo Team tersebut sejatinya tampil kompetitif di posisi keempat dan tengah memberikan tekanan hebat kepada Pedro Acosta serta Raul Fernandez dalam perebutan podium.
Namun, petaka muncul ketika motor Desmosedici miliknya melebar di sebuah tikungan. Benturan keras pada area kerb menyebabkan ban belakang meledak seketika dan pelek motornya bengkok.
Marquez mengungkapkan kekecewaannya karena insiden tersebut terjadi di titik yang biasanya aman untuk dilalui. Ia menyebut telah melewati area tersebut ratusan kali selama sesi latihan dan tes tanpa kendala berarti.
"Saya tidak beruntung. Di tikungan itu, saya sudah melompat ratusan kali saat tes maupun latihan, dan apa yang terjadi sekarang tidak pernah terjadi sebelumnya," ujar pembalap berjuluk The Baby Alien tersebut, dikutip dari AFP.
Menurut pembalap berusia 33 tahun itu, konstruksi tikungan seharusnya dirancang untuk keamanan pembalap saat keluar lintasan. Namun, kali ini benturan yang terjadi sangat fatal bagi komponen rodanya.
"Begitu saya keluar lintasan, saya langsung merasakan ban belakang meledak dengan benturan keras pada bagian pelek," tuturnya menjelaskan penyebab kegagalannya menyentuh garis finis.
Selain faktor teknis, Marquez mengakui bahwa kondisi fisiknya belum 100% pulih pasca-cedera bahu yang membuatnya absen di akhir musim lalu. Meski sempat melorot ke posisi bawah saat start dari urutan kedua, ia perlahan merangkak naik sebelum insiden tersebut terjadi.
Di sisi lain, Marco Bezzecchi (Pertamina Enduro VR46) tampil tanpa celah. Pembalap Italia itu mendominasi sejak sesi latihan, meraih pole position dengan rekor lintasan baru, dan memimpin balapan dari awal hingga akhir. Bezzecchi finis terdepan, disusul Pedro Acosta (KTM) di posisi kedua dan Raul Fernandez (Trackhouse) di podium ketiga.
Kemenangan Bezzecchi menjadi alarm bagi tim pabrikan Ducati. Pasalnya, rekan setim Marquez, Francesco Bagnaia, juga tampil kurang maksimal dan hanya mampu finis di posisi kesembilan.
| Posisi | Pembalap | Tim |
|---|---|---|
| 1 | Marco Bezzecchi | Pertamina Enduro VR46 |
| 2 | Pedro Acosta | Red Bull KTM |
| 3 | Raul Fernandez | Trackhouse Racing |
Marquez kini mengalihkan fokusnya ke seri balapan selanjutnya untuk menebus poin yang hilang di Thailand. Ambisinya untuk menyamai rekor gelar juara dunia terbanyak (9 gelar) masih terbuka lebar, mengingat musim 2026 baru saja dimulai.
"Kami memahami Bezzecchi sangat kuat sejak paruh kedua musim lalu. Namun, kami akan terus bekerja dan melihat di mana posisi kami sebenarnya pada balapan-balapan berikutnya," pungkas Marquez. (Z-10)
Marco Bezzecchi meraih kemenangan impresif pada seri pembuka MotoGP 2026 di GP Thailand. Marc Marquez gagal finis, sementara Pedro Acosta dan Raul Fernandez melengkapi podium.
Marco Bezzecchi tampil dominan di MotoGP Thailand 2026. Marc Marquez gagal finis akibat ban kempis, sementara Pedro Acosta raih podium kedua di Buriram.
Sprint pembuka musim itu awalnya diprediksi menjadi pertarungan antara Marquez dan pemegang pole position Marco Bezzecchi dari Aprilia.
MARCO Bezzecchi tampil impresif pada sesi latihan seri pembuka MotoGP Thailand di Sirkuit Buriram, Jumat (27/2). Rider Aprilia itu mencatat rekor lap baru melampaui Marc Marquez
Meski datang dengan status juara dunia musim 2025, langkah Marc Marquez di awal tahun 2026 ini tidak sepenuhnya mulus.
Marco Bezzecchi tampil dominan di MotoGP Thailand 2026. Marc Marquez gagal finis akibat ban kempis, sementara Pedro Acosta raih podium kedua di Buriram.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved