Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PEDRO Acosta membuka musim MotoGP 2026 dengan kemenangan dramatis pada sprint Grand Prix Thailand, Sabtu (28/2), setelah duel sengit melawan Marc Marquez berakhir dengan penalti bagi pembalap Ducati tersebut.
Sprint pembuka musim itu awalnya diprediksi menjadi pertarungan antara Marquez dan pemegang pole position Marco Bezzecchi dari Aprilia. Namun, Bezzecchi terjatuh saat memimpin pada lap kedua dari total 13 lap, membuka peluang bagi Acosta untuk mengambil alih persaingan di barisan depan.
Sejak saat itu, Acosta dan Marquez terlibat duel intens dengan saling menyalip berulang kali. Momen penentuan terjadi pada lap terakhir ketika Marquez melakukan manuver keras di tikungan terakhir yang memaksa Acosta melebar keluar lintasan. Steward kemudian menyelidiki insiden tersebut dan memerintahkan Marquez mengembalikan satu posisi.
Marquez akhirnya mengalah dan membiarkan Acosta kembali memimpin di tikungan terakhir lap penutup. Pembalap KTM itu pun melintasi garis finis dengan keunggulan tipis 0,108 detik, sekaligus mencatat kemenangan pertamanya di MotoGP serta kemenangan sprint pertama KTM sejak 2023.
Raul Fernandez dari Trackhouse Aprilia melengkapi podium di posisi ketiga setelah mampu menjaga jarak dari rombongan di belakang. Rekan setimnya, Ai Ogura, finis keempat setelah bertarung dengan Jorge Martin dari Aprilia pabrikan, yang masih menghadapi investigasi terkait tekanan ban.
Brad Binder finis keenam untuk KTM, diikuti Joan Mir dari Honda, Fabio Di Giannantonio dari VR46, dan Francesco Bagnaia dari Ducati yang menutup zona poin hingga posisi kesembilan.
Sementara itu, Alex Marquez mengakhiri lomba di posisi ke-11 bersama tim Gresini, Jack Miller menjadi pembalap Yamaha terbaik di posisi ke-15, dan debutan Toprak Razgatlioglu sempat terjatuh sebelum akhirnya finis di posisi ke-20.
Meski kemenangan diraih akibat penalti rivalnya, Acosta menegaskan duel keras seperti itu merupakan bagian dari balapan MotoGP. Ia bahkan menilai manuver Marquez tidak sepenuhnya salah.
"Yah, sangat senang memulai musim dengan bertarung melawan Marc seperti itu. Iya, benar bahwa saya ingin finis pertama dengan bertarung untuk itu, bukan karena Marc membiarkan saya lewat," kata Acosta dikutip dari Crash.
"Bagaimanapun, pada akhirnya, konsistensinya ada. Kami memulai di level yang sama seperti saat kami mengakhiri musim lalu. Untuk itu, kami harus terus melanjutkan, mencoba sedikit berkembang untuk besok dan kita lihat saja."
Ketika ditanya apakah penalti untuk Marquez adil, Acosta memberikan pandangan berbeda. "Bagaimanapun, dengan atau tanpa penalti, saya senang dengan balapan yang saya lakukan. Untuk itu, mari kita coba mengulanginya besok," katanya.
Acosta juga menilai kemenangan tersebut merupakan hasil dari kemajuan tim KTM selama pramusim.
"Yah, hanya mencoba bekerja sebaik mungkin di garasi. Di situlah kami menemukan perbedaannya. Memang benar kami masih kesulitan di kualifikasi dan pada lap-lap awal balapan. Namun, saya pikir kami sedang berkembang. Kita lihat saja," ujarnya. (Ndf)
Komunitas motor lintas genre terbesar di Indonesia, Bold Riders, kembali memperkuat kemitraan dengan Gresini Racing pada musim MotoGP 2026.
Francesco Bagnaia mengaku lebih nyaman dengan DNA baru Ducati GP26 dibanding GP25. Simak hasil tes pramusim Buriram dan persiapan Pecco hadapi MotoGP 2026.
DUA pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama dan Mario Aji, yang sering berlaga di sirkuit akan menjadi penampil rutin pada ajang balapan kelas dunia, MotoGP 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved