Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
MASA depan pembalap Marc Marquez bersama Ducati mulai menemui titik terang setelah sang juara bertahan menyatakan telah menyepakati sebagian besar poin dalam kontrak barunya.
Meski bursa transfer pembalap musim 2027 tengah memanas dengan kabar kepindahan Pedro Acosta hingga Fabio Quartararo, Marquez diprediksi kuat akan tetap bertahan di pabrikan asal Italia tersebut untuk menyongsong era mesin 850cc dan ban Pirelli.
Kesuksesan besar pada musim debutnya bersama Ducati, yang berbuah gelar juara dunia kesembilan, membuat pembaruan kontrak ini menjadi hal yang paling dinantikan.
Namun, proses negosiasi sempat melambat lantaran Marquez memilih untuk fokus pada pemulihan cedera bahu yang membuatnya menepi dari lintasan sejak Oktober hingga Februari lalu.
"Mengenai kontrak, Ducati dan saya sudah menyetujui sebagian besar poin yang ada," ujar Marquez dikutip dari Crash.
Pembalap asal Spanyol tersebut menjelaskan bahwa dirinya sendiri yang meminta pihak Ducati untuk menunda peresmian kerja sama tersebut.
Keputusan itu diambil agar ia bisa memastikan kondisi fisiknya benar-benar pulih sebelum berkomitmen secara hukum untuk musim-musim mendatang.
"Seperti yang saya katakan dalam konferensi pers di GP Thailand, saya meminta Ducati untuk menunggu sebentar. Karena saya sedang cedera saat kami mulai berbicara tentang masa depan. Pertama-tama, saya ingin merasa nyaman di atas motor, baru kemudian menandatangani kontrak," tegasnya.
Marquez tetap membuktikan taji sebagai penunggang Ducati terbaik di Thailand. Ia sempat bersaing sengit untuk kemenangan di sesi Sprint dan berada di jalur podium balapan utama sebelum akhirnya mengalami kendala teknis pada motornya yang memaksa ia gagal finis di balapan utama.
"Saya menantikan balapan-balapan berikutnya karena di Thailand kami sedikit menderita, tetapi kami tetap di sana, bertarung untuk podium. Jadi ini adalah kabar baik," kata Marquez.
Kini, Marquez memiliki waktu untuk meningkatkan kondisi fisik bahunya sebelum menghadapi putaran kedua di Goiania, Brasil.
"Sekarang saya punya waktu dua minggu di depan untuk melakukan langkah maju dalam kondisi fisik saya, mari kita lihat apakah saya bisa melakukannya. Namun ya, saya sudah mulai merasa berada di jalur yang tepat untuk bertarung di balapan-balapan selanjutnya," pungkasnya. (Z-1)
MARC Marquez memanfaatkan metode visualisasi lintasan saat tes pramusim MotoGP untuk memastikan pilihan paket aerodinamika Ducati tetap kompetitif sepanjang musim.
Inspirasi desainnya diambil dari model-model legendaris seperti Ducati 60 (1949) hingga Gran Sport Marianna (1955), motor balap pertama karya insinyur legendaris Fabio Taglioni.
Kecepatan Francesco Bagnaia sebenarnya masih terlihat di beberapa sesi latihan dan balapan, meski performanya inkonsisten sepanjang musim 2025.
Aprillia menebar ancaman di sisa seri akhir musim ini. Pembalap mereka, Marco Bezzecchi, berada di performa tertinggi untuk bersaing memperebutkan gelar juara di setiap balapan.
Bagnaia musim ini memang lebih banyak berkutat menghadapi problem keseimbangan dari motor Desmosedici GP25.
Nasib sial Marc Marquez di MotoGP Thailand 2026. Ban belakang meledak dan pelek bengkok paksa sang juara bertahan gagal finis di Buriram. Cek kronologinya!
Marco Bezzecchi meraih kemenangan impresif pada seri pembuka MotoGP 2026 di GP Thailand. Marc Marquez gagal finis, sementara Pedro Acosta dan Raul Fernandez melengkapi podium.
Marco Bezzecchi tampil dominan di MotoGP Thailand 2026. Marc Marquez gagal finis akibat ban kempis, sementara Pedro Acosta raih podium kedua di Buriram.
Sprint pembuka musim itu awalnya diprediksi menjadi pertarungan antara Marquez dan pemegang pole position Marco Bezzecchi dari Aprilia.
MARCO Bezzecchi tampil impresif pada sesi latihan seri pembuka MotoGP Thailand di Sirkuit Buriram, Jumat (27/2). Rider Aprilia itu mencatat rekor lap baru melampaui Marc Marquez
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved