Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP Ducati Francesco Bagnaia mengungkapkan bahwa targetnya akan tampil kompetitif dan konsisten untuk musim depan.
Bagnaia musim ini memang lebih banyak berkutat menghadapi problem keseimbangan dari motor Desmosedici GP25.
"Kami akan tetap bekerja; targetnya adalah kembali pada musim depan dengan kondisi yang lebih kompetitif dan konsisten," kata Bagnaia.
Pembalap asal Italia tersebut akan mencoba memanfaatkan seri terakhir di GP Valencia yang berlangsung di Circuit Ricardo Tormo, Valencia, Minggu (16/11), sebagai uji coba dalam pengembangan.
"Kami akan mencoba tampil terbaik di balapan terakhir pada akhir pekan nanti," ujar Bagnaia.
Jawara dunia dua kali ini menggambarkan bahwa musim 2025 seperti musim yang penuh dengan rintangan karena banyak kondisi yang tidak bisa membawanya bersaing.
"Ini musim yang sangat sulit akan segera berakhir, kami bekerja begitu keras, juga kesulitan di beberapa balapan, tapi kami belum bisa mendapatkan hasil yang solid," ungkap Bagnaia.
Bagnaia dalam delapan seri terakhir belum bisa tampil maksimal dan lebih banyak gagal mengakhiri balapan (DNF). (Ant/I-3)
Kecepatan Francesco Bagnaia sebenarnya masih terlihat di beberapa sesi latihan dan balapan, meski performanya inkonsisten sepanjang musim 2025.
Aprillia menebar ancaman di sisa seri akhir musim ini. Pembalap mereka, Marco Bezzecchi, berada di performa tertinggi untuk bersaing memperebutkan gelar juara di setiap balapan.
Manajer tim Ducati Davide Tardozzi menegaskan tim sudah berusaha semaksimal mungkin memperbaiki koneksi Francesco Bagnaia terhadap motornya.
Bagnaia, gagal menunjukkan performa konsisten seperti dua musim sebelumnya.
Hingga kini, Jorge Martin masih dalam masa pemulihan pascaoperasi bahu akibat insiden di Motegi, Jepang.
Toprak Razgatlioglu, bintang balap asal Turki yang baru saja menyandang gelar Juara Dunia WSBK 2025, resmi memperkenalkan diri sebagai penggawa anyar tim Prima Pramac Yamaha.
Franco Morbidelli mencatat bahwa meskipun musim lalu memberikan banyak pelajaran positif, terutama di paruh pertama, masih ada celah besar yang harus ditutupi oleh tim teknis.
Desain livery Ducati Desmosedici GP untuk musim ini dikerjakan oleh Aldo Drudi dari Drudi Performance.
Marquez menilai musim 2026 akan menjadi periode yang sangat menarik bagi para penggemar balap motor kasta tertinggi ini.
Kini, Marc Marquez hanya terpaut satu gelar dari pemegang rekor sepanjang masa, Giacomo Agostini, yang mengoleksi delapan gelar juara dunia kelas utama.
Saat ini, kalender balap MotoGP dinilai masih sangat didominasi oleh pasar Eropa, dengan 14 dari 22 seri balapan masih dilangsungkan di Benua Biru tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved