Headline

YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.

Marc Marquez Gunakan Simulasi Visual untuk Tentukan Paket Aerodinamika di Tes Pramusim MotoGP

Khoerun Nadif Rahmat
10/2/2026 16:51
Marc Marquez Gunakan Simulasi Visual untuk Tentukan Paket Aerodinamika di Tes Pramusim MotoGP
Pembalap MotoGP, Marc Marquez.(Dok. AFP/Lazzari)

MARC Marquez memanfaatkan metode visualisasi lintasan saat tes pramusim MotoGP untuk memastikan pilihan paket aerodinamika Ducati tetap kompetitif sepanjang musim, di tengah keterbatasan hari uji coba dan regulasi homologasi komponen.

Keputusan soal paket aerodinamika menjadi fokus utama para pabrikan MotoGP pada masa jeda musim dingin.

Dengan spesifikasi mesin sudah masuk status beku, kecuali Yamaha, komponen pendukung performa seperti aero body kini menjadi faktor penentu yang dapat memengaruhi peluang kemenangan sepanjang musim.

Juara dunia bertahan Marc Marquez menghadapi situasi itu dengan pendekatan berbeda. Pembalap utama Ducati tersebut memaksimalkan waktu tes yang terbatas di Sepang Malaysia dan Buriram Thailand melalui metode simulasi visual untuk menilai efektivitas paket aerodinamika yang akan dipilih.

Dengan total hanya lima hari pengujian pramusim, Marquez menggunakan sektor tertentu di Sepang sebagai representasi karakter sirkuit lain. Strategi itu penting karena regulasi hanya memperbolehkan satu kali pembaruan paket aerodinamika di tengah musim.

"Anda harus berhati hati. Di sirkuit ini (Sepang), terdapat banyak jenis tikungan yang berbeda, jadi Anda perlu membayangkan seolah-olah berada di trek lain," ujar Marquez dikutip dari Crash.

Ia menilai sejumlah bagian di Sepang bisa merepresentasikan tikungan di Qatar maupun Jerez. Pendekatan tersebut memberinya gambaran bagaimana performa aerodinamika motor akan bekerja dalam 22 seri balapan musim ini.

Meski baru kembali usai menjalani operasi bahu pada Oktober lalu, performa Marquez tetap kompetitif. Ia sempat mencatat waktu tercepat pada hari pertama tes dan menutup rangkaian uji coba di posisi keempat keseluruhan dengan catatan 1 menit 56,789 detik.

Data menunjukkan kekuatannya tersebar di berbagai sektor. Pada sektor pertama di area pengereman tikungan awal, ia menjadi yang tercepat kelima.

Di sektor kedua yang didominasi tikungan mengalir, ia berada di posisi kedelapan. Sektor ketiga mencatatkannya di urutan keempat, sementara sektor keempat yang memadukan trek lurus panjang dan hairpin terakhir justru menjadi yang tercepat di antara seluruh pembalap.

Hingga tes Malaysia berakhir, Marquez cenderung mempertahankan sebagian paket aerodinamika musim 2025. Namun, ia menegaskan keputusan final belum diambil dan masih memerlukan evaluasi lanjutan.

Tes berikutnya di Buriram pada 21 sampai 22 Februari akan menjadi penentuan akhir sebelum setiap pembalap menyerahkan keputusan homologasi aerodinamika, hanya beberapa hari menjelang seri pembuka MotoGP Thailand. (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya