Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Rayakan Seabad Berdiri, Ducati Luncurkan Livery Rosso Centenario untuk MotoGP 2026

Basuki Eka Purnama
20/1/2026 09:27
Rayakan Seabad Berdiri, Ducati Luncurkan Livery Rosso Centenario untuk MotoGP 2026
Livery yang akan digunakan tim Ducati Lenovo untuk MotoGP 2026(X @MotoGP)

DUCATI Lenovo Team resmi memulai kampanye MotoGP 2026 dengan penuh gaya. Dalam acara tahunan Campioni in Pista, yang digelar di Madonna di Campiglio, Italia, Senin (19/1), pabrikan asal Borgo Panigale ini memperkenalkan Desmosedici GP26 dengan balutan livery khusus bertajuk Rosso Centenario.

Warna baru ini bukan sekadar penyegaran visual. Penggunaan warna merah matte yang dipadukan dengan garis putih ganda tersebut merupakan penghormatan terhadap 100 tahun berdirinya Ducati. 

Inspirasi desainnya diambil dari model-model legendaris seperti Ducati 60 (1949) hingga Gran Sport Marianna (1955), motor balap pertama karya insinyur legendaris Fabio Taglioni.

Ambisi Kemenangan ke-100

Musim 2026 memiliki makna ganda bagi Ducati. Selain merayakan satu abad perjalanan perusahaan, skuat Bologna ini tengah membidik kemenangan ke-100 mereka di kelas utama. 

Saat ini, Ducati telah mengoleksi 99 kemenangan setelah menutup musim 2025 dengan dominasi total.

Pada musim lalu, Ducati kembali menyapu bersih gelar Triple Crown, juara pembalap, tim, dan konstruktor, untuk ketiga kalinya secara beruntun. 

Keberhasilan ini kian lengkap dengan rekor poin terbanyak dalam satu musim yang dicetak oleh Marc Marquez dengan raihan 545 poin.

CEO Ducati Motor Holding, Claudio Domenicali, menegaskan bahwa pencapaian tersebut adalah hasil dari strategi yang tepat. 

“Empat gelar juara pembalap dan enam gelar juara pabrikan berturut-turut adalah hasil dari jalur yang tepat. Dengan Marc dan Pecco, serta Desmosedici GP yang terus berevolusi, kami siap menghadapi musim ini dengan target tinggi,” ujarnya.

Duet Juara Dunia: Marquez dan Bagnaia

Ducati tetap mengandalkan duet maut Marc Marquez dan Francesco Bagnaia. Bagi Marquez, statusnya sebagai juara bertahan dengan total sembilan gelar juara dunia (gabungan seluruh kelas) menjadi motivasi tersendiri.

“Saya tidak terlalu memikirkan angka dan rekor, tetapi musim 2026 memberikan motivasi ekstra. Kami memiliki paket Desmosedici GP yang sangat kompetitif dan andal,” kata Marquez.

Di sisi lain, Bagnaia melihat musim ini sebagai momentum penebusan setelah melewati musim 2025 yang penuh tantangan. 

“Musim 2026 punya arti khusus karena bertepatan dengan perayaan 100 tahun Ducati. Saya ingin kembali menjadi protagonis,” tegas pembalap asal Italia tersebut.

Menjaga Dominasi Sebelum Perubahan Regulasi

General Manager Ducati Corse, Luigi Dall’Igna, menambahkan bahwa musim 2026 akan menjadi tahun transisi penting sebelum MotoGP menerapkan regulasi besar pada 2027. Meski demikian, fokus utama tetap pada mempertahankan takhta.

“Kami ingin menghormati ulang tahun ke-100 Ducati dengan cara terbaik: tetap kompetitif, mengejar gelar pabrikan ketujuh berturut-turut dan gelar pembalap keenam,” tutur Dall’Igna.

Setelah peluncuran ini, Ducati akan segera bertolak ke Asia untuk menjalani tes pramusim resmi di Sirkuit Sepang, Malaysia, pada 3–5 Februari mendatang. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya