Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Marc Marquez Ungkap Rencana Pensiun Dini karena Faktor Fisik

Khoerun Nadif Rahmat
08/1/2026 11:00
Marc Marquez Ungkap Rencana Pensiun Dini karena Faktor Fisik
Pembalap Ducati Lenovo Marc Marquez(AFP/JOSE JORDAN )

PEMBALAP Marc Marquez, mulai bicara jujur mengenai masa depannya di lintasan balap. Pembalap berjuluk The Baby Alien tersebut mengakui bahwa dirinya kemungkinan besar akan pensiun lebih awal karena kondisi fisiknya yang kian rentan pascacedera hebat.

Meski saat ini masih berada di puncak performa, pembalap berusia 32 tahun itu menyadari bahwa batasan tubuhnya akan menjadi penentu utama kapan ia harus gantung helm. 

Marquez merasa semangat bertarungnya masih sangat besar, namun fisiknya mulai memberikan sinyal yang berbeda.

"Hal tersulit bagi seorang atlet adalah mengetahui kapan dan bagaimana cara untuk pensiun, serta berapa lama lagi harus bertahan," ungkap Marquez dikutip dari Crash.

Pembalap asal Spanyol itu menegaskan bahwa keputusannya nanti bukan dipicu oleh kejenuhan mental, melainkan daya tahan tubuh. 

"Saya tahu saya akan pensiun lebih dini karena tubuh saya akan memaksa saya lebih keras daripada pikiran saya. Secara mental, saya masih seperti roket," tambahnya.

Perjalanan karier Marc Marquez dalam beberapa tahun terakhir memang penuh rintangan. Setelah bangkit dari cedera lengan yang mengancam kariernya pada 2020 dan berhasil meraih gelar juara dunia ketujuh musim lalu, ia kembali harus menepi di empat seri terakhir musim 2025 akibat cedera bahu.

Memasuki musim 2026, Marquez tetap menjadi favorit utama perebutan takhta juara. Namun, dengan kontrak di Ducati yang akan habis akhir tahun ini dan adanya perubahan regulasi besar-besaran pada 2027, spekulasi mengenai masa depannya terus bergulir.

Selain urusan balap, Marquez juga mulai memikirkan kehidupan pribadinya, termasuk keinginan untuk menjadi seorang ayah. Menariknya, ia justru berharap anak-anaknya kelak tidak meniti karier sebagai pembalap profesional.

Ia merasa nama besar "Marquez" akan menjadi beban yang terlalu berat bagi sang anak. Selain itu, ia khawatir kenyamanan finansial yang ia miliki justru akan mengikis ambisi dan "rasa lapar" yang dibutuhkan untuk menjadi seorang juara.

"Membawa nama belakang saya tidak akan membantu mereka sama sekali. Mereka mungkin memiliki keuntungan finansial, tetapi jika Anda tidak kekurangan apa pun, Anda tidak akan memiliki rasa lapar yang sama untuk berjuang," pungkasnya. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya