Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
JUARA dunia MotoGP musim 2025, Marc Marquez, secara terbuka mengungkapkan niatnya untuk tetap berseragam merah Ducati.
Di tengah persiapan menyambut musim 2026, pembalap berjuluk The Baby Alien tersebut menegaskan bahwa prioritas utamanya saat ini adalah memperpanjang masa bakti bersama tim pabrikan Italia, Ducati Lenovo.
Saat ini, Marquez masih terikat kontrak hingga akhir musim 2027. Namun, dinamika bursa transfer pembalap yang sering bergerak lebih cepat memicu berbagai spekulasi.
Ditambah lagi, adanya perubahan regulasi teknis besar-besaran yang akan mulai diberlakukan pada musim 2027 sempat memunculkan rumor bahwa pembalap asal Catalunya tersebut kemungkinan bakal mencari tantangan baru di pabrikan lain.
Menanggapi kabar tersebut, Marquez memberikan sinyal kuat mengenai kesetiaannya. Ia menekankan bahwa faktor kenyamanan dan performa motor menjadi parameter utama dalam menentukan masa depannya.
"Jika kalian melihat karier saya, jika saya berada di tim di mana saya merasa nyaman, cepat, dan semuanya berjalan dengan baik, saya mencoba untuk tidak pindah," ujar Marc Marquez sebagaimana dikutip dari laman resmi MotoGP, Selasa (20/1).
Meski pembicaraan mengenai masa depan sudah mulai bergulir, pembalap bernomor motor 93 ini memilih untuk bersikap tenang dan tidak terburu-buru.
Ia menyadari bahwa evaluasi mendalam tetap diperlukan sebelum membubuhkan tanda tangan di atas kertas kontrak baru.
"Tentu saja, opsi pertama saya adalah mencoba untuk tetap bersama Ducati, tetapi selangkah demi selangkah. Tampaknya setiap kali, kontrak disegel lebih awal dan lebih cepat, kami sedang dalam pembicaraan tetapi saya perlu mengevaluasi semuanya," ungkap Marquez.
Mengenai durasi, Marquez secara spesifik mengonfirmasi bahwa jika kesepakatan tercapai, ia menginginkan komitmen jangka panjang.
"Jika kami memutuskan untuk melanjutkan, itu akan menjadi kontrak dua tahun," tegas pemegang tujuh gelar juara dunia kelas utama tersebut.
Saat ini, fokus utama Marquez terbagi antara negosiasi kontrak dan pemulihan fisik. Ia baru saja pulih dari cedera bahu akibat kecelakaan serius di GP Indonesia, Oktober lalu.
Kehadirannya bersama rekan setimnya, Francesco "Pecco" Bagnaia, dalam peluncuran tim Ducati Lenovo di Italia, Senin (19/1) malam waktu setempat menjadi bukti kesiapannya menatap musim 2026.
Musim 2026 mendatang akan menjadi tahun kedua Marquez bersama tim pabrikan Ducati, sekaligus tahun ketiganya menunggangi Desmosedici GP setelah sebelumnya sempat membela tim satelit Gresini Racing selama dua musim.
Dengan status sebagai juara bertahan, bertahannya Marquez di Ducati tentu menjadi kabar yang paling dinantikan oleh para penggemar otomotif dunia. (Ant/Z-1)
Masalah utama Francesco Bagnaia sepanjang musim MotoGP 2025 lalu berakar pada ketidakcocokan antara gaya balapnya dengan karakteristik Desmosedici GP25.
Inspirasi desainnya diambil dari model-model legendaris seperti Ducati 60 (1949) hingga Gran Sport Marianna (1955), motor balap pertama karya insinyur legendaris Fabio Taglioni.
Kini, Marc Marquez hanya terpaut satu gelar dari pemegang rekor sepanjang masa, Giacomo Agostini, yang mengoleksi delapan gelar juara dunia kelas utama.
Meski saat ini masih berada di puncak performa, Marc Marquez menyadari bahwa batasan tubuhnya akan menjadi penentu utama kapan ia harus gantung helm.
Juara dunia MotoGP 2025 Marc Marquez mengantisipasi kemungkinan adanya penurunan performa yang bisa ia alami di musim depan meskipun baru saja mendominasi musim 2025 bersama Ducati.
Marquez menilai musim 2026 akan menjadi periode yang sangat menarik bagi para penggemar balap motor kasta tertinggi ini.
Kini, Marc Marquez hanya terpaut satu gelar dari pemegang rekor sepanjang masa, Giacomo Agostini, yang mengoleksi delapan gelar juara dunia kelas utama.
Meski saat ini masih berada di puncak performa, Marc Marquez menyadari bahwa batasan tubuhnya akan menjadi penentu utama kapan ia harus gantung helm.
MARC Marquez dinilai memiliki bakat dan kecepatan luar biasa, tetapi tidak mempunyai daya tarik dan magis seperti Valentino Rossi.
Juara dunia MotoGP 2025 Marc Marquez mengantisipasi kemungkinan adanya penurunan performa yang bisa ia alami di musim depan meskipun baru saja mendominasi musim 2025 bersama Ducati.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved