Headline

Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.

Tatap MotoGP 2026, Francesco Bagnaia Percaya Diri Tunggangi Desmosedici GP26 di Buriram

Basuki Eka Purnama
27/2/2026 05:04
Tatap MotoGP 2026, Francesco Bagnaia Percaya Diri Tunggangi Desmosedici GP26 di Buriram
Pembalap Ducati Lenovo Francesco Bagnaia(AFP/Lillian SUWANRUMPHA)

BINTANG Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia, membagikan kesan positifnya menjelang dimulainya musim balap MotoGP 2026. 

Pembalap asal Italia tersebut mengaku proses adaptasinya dengan motor terbaru, Desmosedici GP26, berjalan sangat mulus dan memberikan sinyal positif bagi tim pabrikan asal Borgo Panigale tersebut.

Kenyamanan di atas motor menjadi faktor kunci bagi Bagnaia dalam menatap kompetisi musim ini. 

Juara dunia dua kali tersebut merasa optimis bahwa kesiapan teknis dan mental yang ia miliki saat ini merupakan modal berharga untuk bersaing di papan atas sejak seri perdana.

“Saya merasa sangat nyaman saat berkendara, suasananya sangat luar biasa, dan saya termotivasi untuk musim ini,” ujar Bagnaia sebagaimana dikutip dari laman resmi Ducati, Jumat (27/2).

Persiapan Matang di Masa Pramusim

Bagnaia menjelaskan bahwa timnya telah melakukan pekerjaan yang sangat detail selama jeda musim dingin. Fokus utama pada pengembangan stabilitas dan kecepatan tampaknya membuahkan hasil. 

Sepanjang proses simulasi maupun tes pramusim, pembalap bernomor 63 ini mengaku tidak menemui kendala berarti yang dapat menghambat performanya.

Kesiapan ini dianggap sebagai salah satu pramusim terbaik yang pernah ia jalani. Segala target pengujian komponen pada motor baru telah tuntas dilakukan sesuai jadwal.

“Kami menjalani pramusim yang bagus. Kami telah bekerja dengan baik, menyelesaikan semua tes, dan kami akan turun ke lintasan untuk GP dengan modal yang baik,” ungkap Bagnaia dengan nada optimis.

Optimisme di Sirkuit Buriram

Musim ini akan dibuka di Sirkuit Buriram, Thailand, yang dijadwalkan berlangsung mulai Jumat (27/2) hingga Minggu (1/3). 

Pemilihan Buriram sebagai seri pembuka memberikan keuntungan tersendiri bagi Bagnaia. Sebagai pemegang rekor sirkuit tercepat di lintasan sepanjang 4,55 km tersebut, ia sangat memahami karakteristik sirkuit yang menuntut performa mesin maksimal.

Karakter Sirkuit Buriram yang didominasi oleh lintasan lurus panjang sangat cocok dengan profil Desmosedici GP26 yang mengandalkan kecepatan puncak (top speed) serta stabilitas tinggi saat memasuki tikungan setelah pengereman keras.

“Balapan pertama selalu istimewa dan secara keseluruhan, lintasan ini selalu cocok dengan karakteristik Desmosedici GP,” kata Bagnaia menutup pernyataannya.

Kini, fokus beralih ke sesi latihan bebas (free practice) untuk melihat sejauh mana ketangguhan GP26 dibandingkan rival-rivalnya di lintasan aspal Thailand yang menantang. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya