Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP Honda Racing (HRC) Marc Marquez tidak menghiraukan rumor terkait potensinya pindah ke tim balap baru di ajang MotoGP musim 2024.
"Dalam pikiran saya, saya cukup jelas. Dari sisi mental, saya tidak memiliki keraguan tentang diri saya atau apa yang terbaik untuk situasi ini," kata Marquez, dikutip dari keterangan resmi MotoGP, Jumat (29/9).
Ia tidak bicara secara terang-terangan terkait masa depannya di MotoGP musim mendatang. Namun, Marquez mengaku masih percaya diri dengan performanya di tim pabrikan Honda, walaupun awal musim ini cukup menantang baginya menyusul sejumlah kecelakaan yang menimpanya.
Baca juga: Marquez dan Mir Bawa Honda Percaya Diri Hadapi GP Jepang
"Kami bekerja bersama-sama, sangat sulit mendapatkan hasil terbaik sesegera mungkin. Target kami sama, yaitu untuk menemukan cara terbaik, dan mode terbaik untuk meningkatkan proyek (kemitraan) ini di masa depan," ujar Marquez.
"Di situlah kami bekerja sama, karena hubungan kami dengan Honda bukan sebatas pembalap dan pabrikan saja. Itu adalah hubungan spesial dengan kebersamaan bertahun-tahun, mereka telah memberi saya banyak hal, saya telah memberi mereka banyak hal. Ini adalah hubungan yang spesial," lanjutnya.
Lebih lanjut, juara dunia delapan kali itu mengatakan telah bicara dan bekerja sama dengan Honda untuk menemukan evaluasi dan perbaikan yang diperlukan demi mengarungi putaran-putaran akhir MotoGP tahun ini.
Baca juga: Quartararo Klaim Berhasil Naik Podium di GP India karena Manfaatkan Peluang
Ia mengaku cukup yakin dengan kemajuan yang diraih oleh tim sejauh ini, terlebih, pada MotoGP India, pekan lalu, ia berhasil berdiri di atas podium Sprint dan cukup kompetitif di balapan utama.
"India adalah akhir pekan yang sangat bagus bagi seluruh tim Repsol Honda dan itu sangat penting bagi tim. Di pihak saya, kami bekerja dengan baik, ini adalah akhir pekan yang solid terlepas dari kecelakaan kecil di Tikungan 1," ungkap Marquez.
"Saya menikmatinya. Ketika Anda berada di lima besar, enam besar, itu perasaan yang berbeda dan Anda bisa berkendara dengan cara yang berbeda, bahkan mentalitas Anda benar-benar berbeda. Tapi saya tidak pernah menyerah. Komitmen saya tetap sama," imbuhnya.
Sementara itu, MotoGP Jepang bergulir mulai Jumat (29/9) hingga Minggu (1/10) di Sirkuit Motegi. (Ant/Z-1)
Program ini menawarkan berbagai kemudahan yang dirancang untuk membantu konsumen mengambil keputusan pembelian dengan lebih cepat dan nyaman selama pameran.
Kemenangan Honda Prelude e:HEV sebagai hasil dari keseimbangan antara desain dan performa.
Honda HRC kini tengah menggenjot pengembangan prototipe dari Honda RC213V dengan spesifikasi 2026 yang telah diuji coba oleh Luca Marini di Sirkuit Misano pada September.
Menghadirkan Motor Favorit Konsumen di IMOS 2025
UNI-ONE dikembangkan berdasarkan pengalaman panjang Honda dalam riset robotika, termasuk humanoid robot ASIMO.
Marquez menilai musim 2026 akan menjadi periode yang sangat menarik bagi para penggemar balap motor kasta tertinggi ini.
Kini, Marc Marquez hanya terpaut satu gelar dari pemegang rekor sepanjang masa, Giacomo Agostini, yang mengoleksi delapan gelar juara dunia kelas utama.
Meski saat ini masih berada di puncak performa, Marc Marquez menyadari bahwa batasan tubuhnya akan menjadi penentu utama kapan ia harus gantung helm.
MARC Marquez dinilai memiliki bakat dan kecepatan luar biasa, tetapi tidak mempunyai daya tarik dan magis seperti Valentino Rossi.
Juara dunia MotoGP 2025 Marc Marquez mengantisipasi kemungkinan adanya penurunan performa yang bisa ia alami di musim depan meskipun baru saja mendominasi musim 2025 bersama Ducati.
Kecepatan Francesco Bagnaia sebenarnya masih terlihat di beberapa sesi latihan dan balapan, meski performanya inkonsisten sepanjang musim 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved