Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PENAMPILAN dua pembalap Marc Marquez dan Joan Mir di GP India membawa kepercayaan diri bagi tim Honda (HRC) untuk menghadapi GP Jepang di Sirkuit Mobility Resort Motegi, akhir pekan mendatang.
Mir dan Marquez masing-masing finis di P5 dan P9 di GP India yang berlangsung di Sirkuit Internasional Buddh, Minggu (24/9). Keduanya yang menunggangi Honda RC213V bersaing dengan ketat dan kompetitif di balapan yang penuh kejutan tersebut.
"Balapan yang hebat hari ini. Saya sangat senang dengan penampilan kami selama akhir pekan dan tentu saja finis di posisi kelima merupakan dorongan besar bagi kami," kata Mir seperti dilansir dari Antara, Senin (25/9).
Baca juga: Marquez Akui Kesulitan Kembali ke Performa Puncak
"Saya dan tim melakukan pekerjaan yang baik untuk lebih memahami motor, serta strategi untuk menjadi cepat akhir pekan ini. Tapi, balapan secara keseluruhan sangat bagus dan saya menikmati waktu saya di India. Mari kita pertahankan di Jepang," ujarnya menambahkan.
Ini merupakan hasil terbaik yang Mir dapatkan pada musim ini. Ia memulai GP India dari posisi keempat, dan berusaha mempertahankan tempatnya, sebelum Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha) dan Brad Binder (Red Bull KTM) merebut P3 dan P4 di garis finis.
Sementara itu, Marquez yang meraih podium pertamanya musim ini pada Sprint GP India, juga berusaha merebut podium keduanya di balapan utama. Namun, di Tikungan 1 pada lap lima, Marquez terjatuh. Tak lama, ia bergabung kembali ke trek dan memulai balapan lagi di P16, sebelum akhirnya finis di posisi kesembilan.
Baca juga: Toprak Razgatlioglu Punya Minat Hijrah ke Moto-GP
"Ini tetap merupakan hal yang positif. Itu adalah kecelakaan yang sangat kecil tapi saya berusaha sangat keras untuk tetap berada di depan, namun, sayangnya, saya melebar dan terjatuh," kata Marquez.
"Bagaimana pun, yang paling penting adalah saya berhasil menyelesaikan balapan. Secara keseluruhan, ritme kami sangat dekat dengan Quartararo, jadi saya pikir kami secara keseluruhan bisa senang dengan apa yang telah kami lakukan akhir pekan ini," ujarnya menambahkan. (Z-6)
Marquez menilai musim 2026 akan menjadi periode yang sangat menarik bagi para penggemar balap motor kasta tertinggi ini.
Kini, Marc Marquez hanya terpaut satu gelar dari pemegang rekor sepanjang masa, Giacomo Agostini, yang mengoleksi delapan gelar juara dunia kelas utama.
Meski saat ini masih berada di puncak performa, Marc Marquez menyadari bahwa batasan tubuhnya akan menjadi penentu utama kapan ia harus gantung helm.
MARC Marquez dinilai memiliki bakat dan kecepatan luar biasa, tetapi tidak mempunyai daya tarik dan magis seperti Valentino Rossi.
Juara dunia MotoGP 2025 Marc Marquez mengantisipasi kemungkinan adanya penurunan performa yang bisa ia alami di musim depan meskipun baru saja mendominasi musim 2025 bersama Ducati.
Kecepatan Francesco Bagnaia sebenarnya masih terlihat di beberapa sesi latihan dan balapan, meski performanya inkonsisten sepanjang musim 2025.
JOAN Mir mencoba memperbaiki keadaan setelah kehilangan banyak posisi pada awal Sprint Race Valencia, Sabtu. setelah menyalip rekan satu timnya Luca Marini
Joan Mir finis di posisi ketiga di Malaysia dan mempersembahkan podium kedua bagi Honda dalam empat seri terakhir.
Alex Marquez juara MotoGP Malaysia 2025 di Sepang! Kemenangan dominan ini mengunci posisi runner-up klasemen dunia, melengkapi kejayaan Marquez Bersaudara.
Marc Marquez mengalami patah tulang selangka usai kecelakaan di GP Indonesia 2025. Alex Marquez dan Joan Mir menyoroti kondisi gravel trap di Tikungan 7 Sirkuit Mandalika
Marc Marquez akan start dari posisi ketiga di MotoGP Jepang 2025, sementara Francesco Bagnaia rebut pole dengan catatan rekor lintasan.
MANAJER Tim Honda Racing (HRC) Alberto Puig optimistis timnya sedang membuat kemajuan pascaketerpurukan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved