Headline

Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.

Baru 19 Tahun, Kimi Antonelli Juara GP Jepang 2026

Khoerun Nadif Rahmat
29/3/2026 15:22
Baru 19 Tahun, Kimi Antonelli Juara GP Jepang 2026
Pembalap Mercedes, Kimi Antonelli menang Formula 1 Grand Prix (GP) di Sirkuit Sizuka, Jepang, Minggu (29/3).(AFP)

PEMBALAP Mercedes, Kimi Antonelli, meraih kemenangan pada Formula 1 Grand Prix (GP) di Sirkuit Sizuka, Jepang, Minggu (29/3). Kemenangan ini sekaligus mencatatkan kemenangan beruntun kedua dalam kariernya di Formula 1.

Pembalap Italia berusia 19 tahun itu finis terdepan mengungguli pembalap McLaren, Oscar Piastri, dengan selisih 13,722 detik. Sementara posisi ketiga ditempati pembalap Ferrari, Charles Leclerc, yang tertinggal 1,548 detik dari Piastri.

Antonelli bersorak gembira saat melintasi garis finis dan memuji performa mobilnya sepanjang balapan.

"Kecepatan kami luar biasa hari ini," kata Antonelli dikutip dari AFP, Minggu (29/3).

Kemenangan ini membuat Antonelli mengoleksi 72 poin dan memimpin klasemen sementara dengan keunggulan sembilan poin setelah tiga seri. Ia melanjutkan momentum positif setelah meraih kemenangan pertamanya di China dua pekan sebelumnya.

"Tentu masih terlalu dini untuk memikirkan gelar juara dunia, tetapi kami berada di jalur yang tepat," ujar Antonelli.

"Saya tidak tahu apa yang akan terjadi tanpa safety car, tetapi itu jelas membuat segalanya jauh lebih mudah bagi saya," imbuhnya.

Rekan setimnya di Mercedes, George Russell, finis di posisi keempat dan kini berada di peringkat kedua klasemen dengan 63 poin. Leclerc menempati posisi ketiga dengan 49 poin.

Russell sempat bersaing dengan Piastri dalam perebutan posisi terdepan pada paruh pertama lomba. Namun, pit stop yang dilakukan sebelum periode safety car membuatnya kehilangan peluang untuk menang.

Piastri sendiri mengamankan posisi kedua dalam penampilan perdananya musim ini, setelah gagal tampil di dua seri awal akibat kecelakaan di Australia dan masalah teknis di China. Ia memimpin balapan pada awal lomba sebelum momen safety car memberi keuntungan bagi Antonelli.

"Akan sangat menarik melihat apa yang terjadi tanpa situasi itu," kata Piastri.

"Sayang kami tidak bisa melihatnya, tetapi berada di posisi kedua dan merasa kecewa adalah situasi yang cukup baik bagi kami," imbuhnya.

Juara dunia McLaren, Lando Norris, finis di posisi kelima, diikuti pembalap Ferrari Lewis Hamilton dan pembalap Alpine Pierre Gasly.

Sementara itu, juara dunia empat kali dari Red Bull, Max Verstappen, harus puas finis di posisi kedelapan setelah memulai balapan dari posisi ke-11.

Antonelli sebenarnya memulai balapan dari posisi terdepan, melanjutkan catatan sebagai pole-sitter termuda dalam sejarah F1 yang ia raih di China. Namun, ia mengalami start buruk dan sempat turun ke posisi keenam di tikungan pertama.

Piastri mengambil alih pimpinan balapan di awal lomba, diikuti Leclerc, Norris, Russell, dan Hamilton yang berhasil menyalip Antonelli.

Momentum berubah ketika pembalap Haas, Ollie Bearman, mengalami kecelakaan yang memicu keluarnya safety car di tengah periode pit stop. Piastri yang sudah masuk pit kehilangan keuntungan, sementara Antonelli masuk pit setelah safety car keluar dan kembali ke lintasan di posisi terdepan.

Keberuntungan tersebut menjadi kunci kemenangan Antonelli.

Bearman keluar dari mobilnya tanpa bantuan, meski terlihat pincang saat dibantu petugas lintasan. Tim Haas menyatakan ia mengalami memar pada lutut kanan, dan hasil pemeriksaan awal tidak menunjukkan adanya patah tulang.

Formula 1 selanjutnya akan memasuki jeda panjang hingga balapan berikutnya di Miami pada 3 Mei. Seri di Bahrain dan Arab Saudi yang dijadwalkan berlangsung April dibatalkan akibat konflik di Timur Tengah. (Z-10)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya