Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
ASOSIASI Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) meminta seluruh anggotanya untuk segera bertindak proaktif dalam membantu pemegang polis yang terdampak parah oleh bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatra. Permintaan ini secara khusus menekankan pentingnya memberikan kemudahan dan relaksasi dalam proses pengajuan klaim bagi para korban.
Ketua Dewan Pengurus AAJI, Budi Tampubolon, menyatakan keprihatinan mendalam atas musibah tersebut. Ia memastikan bahwa industri asuransi jiwa akan tetap hadir untuk memberikan kepastian dan kemudahan di tengah situasi darurat ini.
"AAJI mengimbau dan sudah mengeluarkan surat edaran, juga berkoordinasi dengan OJK (Otoritas Jasa Keuangan), supaya perusahaan asuransi jiwa pada kesempatan pertama dimungkinkan untuk secara proaktif mencoba mencari tahu nasabah pemegang polis kami yang mungkin ikut terdampak musibah banjir Sumatera," kata Budi Tampubolon di Jakarta.
AAJI mendorong perusahaan asuransi untuk tidak sekadar menunggu laporan klaim dari nasabah. Sebaliknya, mereka diminta melakukan aksi jemput bola dengan menghubungi nasabah di wilayah terdampak secara langsung, baik melalui kantor pemasaran maupun kantor layanan setempat, guna memastikan kondisi dan kebutuhan mereka.
Meskipun demikian, Budi memahami betul berbagai tantangan dan kendala yang dihadapi di lapangan, termasuk terputusnya akses komunikasi, gangguan transportasi, serta padamnya listrik di sejumlah daerah yang terdampak bencana.
"Saya tahu sebagian perusahaan asuransi sudah mencoba menghubungi nasabah mereka, bahkan juga mencoba menghubungi pegawai yang ada di wilayah tersebut, tapi ternyata kontak tidak selalu mudah (dilakukan) untuk minggu kemarin. Semoga di minggu-minggu ke depan (komunikasi) ini jadi lebih mudah," ujarnya.
Poin krusial lain yang ditekankan AAJI adalah perlunya relaksasi atau kelonggaran terkait dokumen persyaratan klaim. Mengingat skala bencana yang amat besar, Budi menyadari bahwa dokumen fisik milik nasabah, seperti polis asuransi dan dokumen pendukung lainnya, sangat mungkin hilang atau rusak.
Ia berharap kebijakan ini dapat meringankan beban para pemegang polis yang menjadi korban, sehingga manfaat perlindungan produk asuransi dapat benar-benar mereka rasakan.
"Kami mengantisipasi bahwa ada beberapa dokumen pendukung untuk mengajukan klaim yang mungkin hilang, yang mungkin rusak. Kami tidak bisa paksa, tapi kami meminta dan mengimbau kepada (perusahaan) anggota supaya tolong dicarikan solusi (terkait ketiadaan persyaratan dokumen klaim tersebut)," tegas Budi Tampubolon.
Upaya ini merupakan komitmen industri asuransi jiwa untuk memastikan bahwa proses klaim berjalan lancar dan cepat bagi korban bencana. (Ant/Z-1)
HINGGA hari ke-3 Ramadan, ratusan ribu penyintas banjir Sumatra masih menjalan hari-hari di atas lumpus dan di balik tumpukan kayu gelondongan yang terbawa air bah kala itu.
SUASANA malam di Kecamatan Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, mendadak berubah mencekam.
KETAKUTAN akan datangnya banjir susulan membuat warga Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, memilih membiarkan rumah mereka tetap dipenuhi sisa material banjir.
29 desa dan kampung di Pulau Sumatra dilaporkan hilang akibat bencana banjir bandang dan longsor.
MESKI klaim pemerintah pemulihan pascabanjir Sumatra sudah membaik, sayangnya di lapangan masih seperti pungguk merindukan bulan.
Sucor Asset Management (Sucor AM) menyalurkan 2.000 paket bantuan bagi masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah Sumatra.
PT Asuransi Tri Pakarta secara resmi mengumumkan peresmian Unit Usaha Syariah menjadi entitas tersendiri dengan nama PT Asuransi Tri Pakarta Syariah.
PT AIA FINANCIAL (AIA Indonesia) memperingati lima tahun perjalanan AIA Vitality di Indonesia melalui sebuah acara Media Iftar bersama jurnalis nasional.
Qoala Plus memberikan edukasi kepada peserta atas gambaran besar pertumbuhan industri asuransi umum dengan faktor pendorong pertumbuhan premi dan dinamika perusahaan asuransi
Forum diskusi yang mempertemukan regulator, pembuat kebijakan, serta pelaku industri digelar untuk membahas arah penguatan tata kelola asuransi dan perlindungan nasabah di Indonesia.
Data Kementerian Perhubungan mencatat lebih dari 123 juta orang melakukan perjalanan mudik pada 2023, dengan mayoritas menggunakan kendaraan pribadi.
Melalui Qonnect+ 2026, Qoala Plus memberikan edukasi atas gambaran pertumbuhan industri asuransi umum dengan faktor pendorong pertumbuhan premi dan dinamika perusahaan asuransi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved