Headline

DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.

Peti Jenazah Hanyut di Sungai, Warga Kolang Dilanda Ngeri Pascarlongsor

Januari Hutabarat
18/2/2026 23:36
Peti Jenazah Hanyut di Sungai, Warga Kolang Dilanda Ngeri Pascarlongsor
Jembatan Sungai Aek Kolang di Kecamatan Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah. Dari jembatan inilah warga menyaksikan fenomena peti dan jasad korban yang hanyut akibat longsor di hulu sungai.(MI/Januari Hutabarat)

SUASANA malam di Kecamatan Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, mendadak berubah mencekam. Warga diguncang peristiwa tak biasa ketika sebuah peti jenazah berisi jasad terlihat hanyut di aliran Sungai Aek Kolang, Rabu (18/2).

Peristiwa mengerikan ini diduga kuat dipicu longsor yang terjadi di hulu sungai sehari sebelumnya. Material tanah yang ambrol menggerus area pemakaman hingga menyeret salah satu makam yang telah dikebumikan sekitar Oktober 2025 lalu.

Peti bersama jasad korban kemudian terbawa arus deras hingga muncul di badan sungai dekat jembatan Kolang, memicu kepanikan sekaligus rasa ngeri di tengah masyarakat.

Seorang warga, Roy Silaban, mengatakan banjir dan longsor terjadi pada Selasa (17/2) yang mengakibatkan areal pemakaman di hulu sungai tergerus.

“Akibat longsor itu satu makam dilaporkan hilang. Hari ini jasadnya ditemukan mengapung di Sungai Aek Kolang,” ujarnya sekitar pukul 20.12 WIB.

Menurut Roy, pihak keluarga bersama warga segera melakukan evakuasi dan membawa jasad beserta peti jenazah untuk dimakamkan kembali secara layak.

Peristiwa ini sontak menyita perhatian warga sekitar yang masih diliputi kecemasan akibat cuaca ekstrem dan kondisi tanah labil. 

Derasnya arus sungai pascalongsor juga membawa berbagai material hingga ke hilir, memperparah kekhawatiran masyarakat akan potensi bencana susulan.

Warga berharap pemerintah daerah segera melakukan penanganan serius, terutama penguatan tebing sungai serta penataan ulang area pemakaman di hulu, guna mencegah kejadian serupa terulang dan memulihkan rasa aman masyarakat. (JH/E-4)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya