Headline

Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.

Banjir Kembali Rendam Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan, Warga Trauma

Januari Hutabarat
16/2/2026 19:54
Banjir Kembali Rendam Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan, Warga Trauma
Banjir kembali melanda.(Dok. Istimewa)

HUJAN berintensitas sedang hingga tinggi sejak siang hari pada Senin 16 Februari 2026 memicu banjir di Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara. Sejumlah wilayah dilaporkan tergenang dan warga mulai mengungsi ke lokasi aman.

Tim Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) bersama pemerintah daerah mengevakuasi warga di beberapa titik terdampak banjir.

Tua Situmeang, warga Lopian, Kecamatan Pinang Sori, Kabupaten Tapanuli Tengah, mengaku khawatir karena permukaan air terus meningkat dan hujan belum menunjukkan tanda mereda.

Kekhawatiran serupa disampaikan Saloma Pane, warga Pasar Baru, Kecamatan Pandan. Ia mengatakan banjir besar seperti peristiwa 25 November 2025 berpotensi terulang bila hujan terus turun.

Menurutnya, debit air di sejumlah titik terus meningkat sehingga warga bersama aparat setempat mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Sepri Hutabarat, warga Kecamatan Kolang, menuturkan dirinya bersama warga lain terpaksa mengungsi ke rumah ibadah setelah rumah mereka terendam air setinggi satu meter. Langkah itu dilakukan demi keselamatan.

Sementara itu, Robert Hasibuan, warga Kecamatan Batang Toru, mengungkapkan aliran listrik di wilayahnya padam seiring meningkatnya debit air. “Hujan sejak siang hari hingga saat ini belum berhenti sehingga permukaan air kembali naik,” ujarnya.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi banjir susulan karena curah hujan masih berpeluang terjadi dalam beberapa hari ke depan. (JH/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik