Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

UI Beri Pendampingan Kesehatan dan Psikososial Penyintas Banjir Sumatra Utara

Akmal Fauzi
30/12/2025 10:32
UI Beri Pendampingan Kesehatan dan Psikososial Penyintas Banjir Sumatra Utara
UI Beri Pendampingan Kesehatan dan Psikososial Penyintas Banjir Sumatra Utara(UI)

DI tengah pelayanan kesehatan bagi warga terdampak banjir bandang di Dusun Sorkam Kiri, Sumatra Utara, Maida Hayati Hutapea, 40, duduk dengan wajah lelah namun penuh keteguhan. Ibu tunggal itu menjadi salah satu penyintas yang merasakan langsung dampak bencana, bukan hanya kerusakan harta benda, tetapi juga trauma mendalam yang membekas, terutama bagi ibu dan anak.

"Ah ya Allah, kemarin waktu banjir saya tidak tahu lagi bu. Saya ketakutan, bawa anak saya tiga orang,” ujar Maida dikutip dari keterangan tertulis yang diterima, Selasa (30/12).

Dalam kondisi gelap dan arus yang deras, Maida bersama ketiga anaknya sempat hanyut hingga akhirnya bertahan di sebuah pohon sawit. “Anak saya saya gendong, itulah yang saya pertahankan. Alhamdulillah anak saya selamat,” tuturnya.

Keselamatan tersebut tidak serta-merta menghapus ketakutan yang tersisa. Sejak kejadian banjir, Maida mengaku kerap diliputi kecemasan. Tidurnya tidak lagi nyenyak, dan setiap kali langit menggelap, rasa takut kembali menghantui. “Kalau cuaca sudah gelap, takut banjir lagi bu,” katanya sambil meneteskan air mata, menahan tangisnya pecah.

Maida merupakan salah satu warga terdampak yang menerima pelayanan kesehatan fisik dan pendampingan psikososial yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia bekerja sama dengan Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di lokasi pengungsian sebagai bentuk respons keperawatan terhadap bencana di Sumatra Utara.

Dalam pelayanan yang berlangsung di Dusun Sorkam Kiri, perawat hadir tidak hanya sebagai pemberi layanan kesehatan, tetapi juga sebagai pendamping yang mengedepankan nilai kemanusiaan. Pendekatan keperawatan dilakukan melalui praktik caring yang menempatkan penyintas sebagai pusat pelayanan, dengan menjunjung tinggi prinsip altruisme dan beneficence, yaitu memberikan bantuan secara tulus demi kebaikan dan keselamatan penyintas.

Dalam pelayanan yang berlangsung di Dusun Sorkam Kiri, Maida mengikuti sesi pendampingan psikososial dan mendapatkan edukasi mengenai terapi sederhana untuk mengelola kecemasan pascabencana. Pendampingan ini menjadi ruang aman bagi penyintas untuk mengekspresikan perasaan dan memperoleh dukungan emosional.

“Tadi diajarkan terapi untuk cemas. InsyaAllah sudah ada kelegaan bu,” ungkap Maida dengan nada yang lebih tenang.

Selain trauma psikologis, Maida juga harus menghadapi kenyataan pahit kehilangan harta benda. Tempat tidur rusak, seluruh uang keluarga hanyut terbawa arus, dan hampir tidak ada lagi yang tersisa. “Tempat tidur kami sudah hancur, uang pun hanyut, tidak ada lagi uang di tangan,” tuturnya. 

Meski demikian, kehadiran tenaga kesehatan memberinya kekuatan baru. “Sudah lega ah bu, lumayanlah, sudah lega dikit,” tambahnya.

Kolaborasi perawat dari UI dan USU dalam kegiatan ini menegaskan peran keperawatan sebagai profesi yang berlandaskan nilai kemanusiaan, khususnya dalam situasi bencana. 

Melalui pendekatan holistik yang mengintegrasikan perawatan fisik dan pendampingan psikososial, perawat berkontribusi dalam membantu penyintas membangun kembali rasa aman dan ketenangan.

“Terima kasih bu sudah beri kami kelegaan, beri kami obat,” ucap Maida menutup ceritanya. 

Ungkapan tersebut menjadi refleksi bahwa sentuhan keperawatan yang dilandasi nilai caring, altruisme, dan beneficence mampu menghadirkan harapan di tengah krisis.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini sejalan dengan komitmen Universitas Indonesia dalam memperkuat peran keperawatan pada respons bencana serta mendukung pemulihan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan melalui kolaborasi lintas institusi. (P-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik