Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Sosial (Kemensos) terus mengintensifkan upaya pemulihan pascabencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Salah satu langkah yang dilakukan yakni penyaluran santunan duka kepada keluarga korban meninggal dunia serta bantuan bagi korban luka berat di bencana Sumatra.
Dalam pelaksanaannya, Kemensos bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan pemerintah daerah setempat. Penyaluran santunan dilakukan melalui mekanisme validasi data yang diajukan oleh bupati atau wali kota dan diverifikasi oleh BNPB. Bantuan diberikan setelah data ahli waris dinyatakan valid.
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menjelaskan, besaran santunan yang diberikan telah ditetapkan sesuai ketentuan.
"Ahli waris menerima sebesar Rp15 juta per korban meninggal, sementara yang luka berat adalah Rp5 juta," kata Gus Ipul dalam keterangannya, Selasa (20/1).
Hingga saat ini, santunan korban meninggal dunia telah disalurkan kepada 355 ahli waris korban bencana Sumatra di tiga provinsi. Di Provinsi Aceh, penerima santunan berasal dari Kabupaten Pidie sebanyak dua jiwa, Kabupaten Pidie Jaya 30 jiwa, Kabupaten Aceh Tenggara 12 jiwa, serta Kabupaten Pasaman Barat delapan jiwa.
Sementara di Provinsi Sumatra Utara, santunan diberikan kepada keluarga korban di Kota Sibolga sebanyak 54 jiwa dan Kabupaten Langkat 16 jiwa. Adapun di Provinsi Sumatra Barat, penerima santunan tercatat di Kota Padang Panjang sebanyak 25 jiwa, Kabupaten Agam 195 jiwa, serta Kabupaten Padang Pariaman 13 jiwa.
Kemensos mencatat, jumlah penerima santunan masih berpotensi bertambah seiring berjalannya proses pendataan dan verifikasi. Saat ini, ajuan santunan bagi 62 korban di Aceh dan 118 korban di Sumatra Utara tengah diproses melalui sistem perbankan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).
Selain itu, terdapat pula santunan ahli waris yang masih dalam tahap pemberkasan oleh dinas sosial daerah. Rinciannya, sebanyak 439 jiwa di Aceh, 109 jiwa korban meninggal dan 30 korban luka berat di Sumatra Utara, serta 25 jiwa di Sumatra Barat. (H-3)
TNI dan Pemprov Riau menyerahkan bantuan berupa perlengkapan sekolah bagi siswa-siswi sekolah dasar di Aceh Utara.
Di tengah proses pemulihan pascabencana, kebutuhan akan bantuan kemanusiaan menjadi semakin mendesak.
PT Pertamina melalui Rumah BUMN Pertamina Banjarmasin menunjukkan peran dalam penanganan bencana.
Selain kebutuhan primer, salah satu yang juga dibutuhkan warga Aceh Tamiang adalah bantuan untuk memperbaiki kendaraan yang rusak akibat banjir.
Anggota Komisi VIII DPR RI Mahdalena meminta pemerintah memastikan penyaluran bantuan korban banjir dan longsor di Sumatera tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.
Hasil donasi yang terkumpul akan dikelola secara profesional oleh Masjid Jogokariyan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved