Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
CUACA ekstrem masih berpotensi di 29 daerah dan air laut pasang (rob) di Jawa Tengah Sabtu (15/11), warga tetap diminta untuk waspada terhadap bencana hidrometeorologi seperti longsor, banjir dan angin puting beliung.
Pada pagi di akhir pekan Sabtu (15/11) cuaca di Jawa Tengah pada umumnya berawan, memasuki siang, sore hingga awal malam hujan ringan-sedang berpeluang mengguyur secara merata dengan waktu bervariasi, bahkan cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir berpotensi kembali di 29 daerah.
Gelombang tinggi mereda yakni di perairan utara berkisar 0,5-1,25 meter dan perairan selatan Jawa Tengah 0,5-2,5 meter, namun air laut pasang di perairan utara dengan ketinggian 1,1 meter masih berlangsung hingga berpotensi banjir rob di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah.
"Rob masih berlangsung pukul 01.00-06.00 WIB, waspadai banjir rob di sejumlah daerah di Pantura," kata Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Shafira Tsanyfadhila.
Meskipun gelombang tinggi di perairan utara mereda, ungkap Shafira Tsanyfadhila, namun di perairan Karimunjawa bagian timur dan barat masih tinggi yakni berkisar 1,25-2,5 meter sehingga tetap diminta waspada bagi warga beraktivitas di perairan tersebut, karena cukup berisiko bagi kapal nelayan saat kecepatan angin diatas 15 knot dan tongkang diatas 16 knot.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Arif N mengatakan cuaca ekstrem masih berpotensi di puluhan daerah di Jawa Tengah Sabtu (15/11) terutama di kawasan pegunungan, dataran tinggi, Jawa Tengah bagian barat, selatan, Solo Raya dan Pantura, sehingga diminta warga tetap kewaspadai bencana hidrometeorologi.
Daerah di Jawa Tengah berpotensi cuaca ekstrem, ungkap Arif N, yakni Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Karanganyar, Sragen, Grobogan, Blora, Kudus, Ungaran, Temanggung, Kendal, Batang, Kajen, Pemalang, Slawi, Brebes, Magelang, Surakarta, Salatiga, Pekalongan, Tegal, Bumiayu, Majenang dan Ambarawa.
"Daerah lainnya hujan ringan-sedang, angin bertiup dari barat ke utara dengan kecepatan 10-30 kilometer per jam, suhu udara berkisar 18-32 derajat celcius dan kelembaban udara berkisar 60-95 persen," ujar Arif. (H-2)
Daerah di Jawa Tengah berpotensi cuaca ekstrem, ungkap Farita Rachmawati, yakni Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten
Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca buruk di berbagai wilayah Indonesia. sepekan ke depan.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
INTENSITAS bencana tanah longsor akibat cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi di Kota Depok, Jawa Barat per Februari 2026 meningkat.
BERDASARKAN prakiraan cuaca Jawa Tengah hari ini 26 Februari 2026, cuaca ekstrem berpotensi di 18 daerah dan air laut pasang (rob) di perairan utara Jawa.
Bencana hidrometeorologi melanda negara bagian Minas Gerais, Brasil. Sedikitnya 32 orang tewas dan ribuan warga kehilangan tempat tinggal akibat curah hujan ekstrem.
CUACA Jawa Tengah hari ini 27 Februari 2026 diprakirakan waspada terhadap cuaca ekstrem yang berpotensi di 10 daerah. Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang
Prakiraan cuaca di Jawa Tengah 24 Februari 2026, 9 daerah berpotensi dilanda cuaca ekstrem
Potensi cuaca ekstrem di Jawa Tengah, cukup merata di kawasan pegunungan, dataran tinggi, Jawa Tengah bagian timur, Pantura, dan Solo Raya.
POTENSI cuaca ekstrem merata di 33 daerah di Jawa Tengah, Rabu (4/2). Gelombang tinggi hingga 2,5 meter dan air laut pasang (rob) masih berlangsung di perairan.
Daerah berpotensi cuaca ekstrem di Jawa Tengah pada Jumat 30 Januari Agus Triyono, tersebar di 18 lokasi.
Waspadai gelombang tinggi di perairan Jawa Tengah terutana saat kecepatan angin diatas 15 knot, karena berisiko terhadap aktivitas pelayaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved