Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Waspadai Cuaca Ekstrem di 29 Daerah dan Rob di Pantura Jawa Tengah di Akhir Pekan

Akhmad Safuan
15/11/2025 07:51
Waspadai Cuaca Ekstrem di 29 Daerah dan Rob  di Pantura Jawa Tengah di Akhir Pekan
Perairan Tanjung Kemojan, Kepulauan Karimunjawa, Kabupaten Jepara Jawa Tengah terlihat tenang pada Sabtu (15/11) pagi(MI/AKHMAD SAFUAN)

CUACA ekstrem masih berpotensi di 29 daerah dan air laut pasang (rob) di Jawa Tengah Sabtu (15/11), warga tetap diminta untuk waspada terhadap bencana hidrometeorologi seperti longsor, banjir dan angin puting beliung.

Pada pagi di akhir pekan Sabtu (15/11) cuaca di Jawa Tengah pada umumnya berawan, memasuki siang, sore hingga awal malam hujan ringan-sedang berpeluang mengguyur secara merata dengan waktu bervariasi, bahkan cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir berpotensi kembali di 29 daerah.

Gelombang tinggi mereda yakni di perairan utara berkisar 0,5-1,25 meter dan perairan selatan Jawa Tengah 0,5-2,5 meter, namun air laut pasang di perairan utara dengan ketinggian 1,1 meter masih berlangsung hingga berpotensi banjir rob di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah. 

"Rob masih berlangsung pukul 01.00-06.00 WIB, waspadai banjir rob di sejumlah daerah di Pantura," kata Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Shafira Tsanyfadhila.

Meskipun gelombang tinggi di perairan utara mereda, ungkap Shafira Tsanyfadhila, namun di perairan Karimunjawa bagian timur dan barat masih tinggi yakni berkisar 1,25-2,5 meter sehingga tetap diminta waspada bagi warga beraktivitas di perairan tersebut, karena cukup berisiko bagi kapal nelayan saat kecepatan angin diatas 15 knot dan tongkang diatas 16 knot.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Arif N mengatakan cuaca ekstrem masih berpotensi di puluhan daerah di Jawa Tengah Sabtu (15/11) terutama di kawasan pegunungan, dataran tinggi, Jawa Tengah bagian barat, selatan, Solo Raya dan Pantura, sehingga diminta warga tetap kewaspadai bencana hidrometeorologi.

Daerah di Jawa Tengah berpotensi cuaca ekstrem, ungkap Arif N, yakni Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Karanganyar, Sragen, Grobogan, Blora, Kudus, Ungaran, Temanggung, Kendal, Batang, Kajen, Pemalang, Slawi, Brebes, Magelang, Surakarta, Salatiga, Pekalongan, Tegal, Bumiayu, Majenang dan Ambarawa.

"Daerah lainnya hujan ringan-sedang, angin bertiup dari barat ke utara dengan kecepatan 10-30 kilometer per jam, suhu udara berkisar 18-32 derajat celcius dan kelembaban udara berkisar 60-95 persen," ujar Arif. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik