Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
CUACA ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir berpotensi terjadi di enam daerah di Jawa Tengah sore hingga awal malam Senin (14/10), warga berada di pegunungan bagian tengah, dataran tinggi dan Jawa Tengah bagian timur digarap waspada ancaman bencana hidrometeorologi.
Pagi hingga siang sebagian besar daerah di Jawa Tengah cerah dan berawan dan tidak ada tanda-tanda akan turun hujan, namun Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan hujan dengan intensitas ringan-lebat cukup merata berpotensi turun pada sore hingga awal malam di sebagian besar daerah.
Bahkan potensi cuaca ekstrem kembali berpotensi terjadi di enam daerah terutama di kawasan pegunungan bagian tengah, dataran tinggi dan Jawa Tengah bagian timur, sehingga menjadi ancaman munculnya bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor dan angin ribut. "Diminta warga berada di kawasan itu waspada," kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Risca Maulida Senin (14/10).
Baca juga : Info BMKG: Sebagian Besar Wilayah Indonesia Hujan Ringan pada Minggu
Berdasarkan pengamatan cuaca Senin (14/10) pukul 05.30 WIB, lanjut Risca Maulida, enam daerah kembali berpotensi dilanda cuaca ekstrem yakni hujan lebat dapat disertai angin kencang dan sambaran petir yakni Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Purwodadi, Blora dan Temanggung.
Daerah berpotensi hujan ringan-sedang, menurut Risca Maulida, diperkirakan turun di Purwokerto, Kebumen, Purworejo, Karanganyar, Sragen, Ungaran, Kajen, Slawi dan Bumiayu, sedangkan ujan ringan juga akan mengguyur daerah Cilacap, Mungkid, Boyolali, Rembang, Pati, Kudus, Jepara, Demak, Kendal, Batang, Pemalang, Brebes, Magelang, Surakarta, Salatiga, Semarang, Pekalongan, Tegal, Majenang dan Ambarawa.
Angin pada umumnya bertiup dari barat laut ke timur berkecepatan 5-25 kilometer per jam, ungkap Risca Maulida, suhu udara berkisar 18-35 derajat celcius dan kelembaban udara berkisar 45-95 persen "Ketinggian gelombang di seluruh perairan menurun yakni perairan utara 0,2-1,25 meter dan perairan selatan Jawa Tengah 0,5-2 meter," tambahnya.
Baca juga : Hujan Ekstrem Ancam 10 Kota Besar, Berikut Prakiraan BMKG Selasa 10 September 2024
Kepala Bidang Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah Muhammad Chomsul secara terpisah mengatakan memasuki musim penghujan dan kembali muncul cuaca ekstrem, telah dilakukan pemetaan daerah rawan bencana hidrometeorologi, sehingga dikakukan upaya pencegahan sedini mungkin dengan berkoordinasi antar lintas sektoral serta daerah rawan
Berdasarkan pemetaan tersebut, menurut Muhammad Chomsul, daerah perlu mewaspadai titik rawan bencana seperti banjir, longsor maupun angin ribut, seperti daerah langganan banjir yang rutin menyambangi setiap tahunnya yakni Kota Semarang, Demak, Pati, Kudus, Pekalongan, Klaten dan Banyumas.
Ancaman bencana banjir di Kota Semarang dan Demak, ujar Muhammad Chomsul, selain karena berada di dataran rendah juga akibat luapan sungai, sedangkan Pati, Kudus, Grobogan, Brebes,Pekalongan, Klaten dan Banyumas bencana banjir lebih dikarenakan sungai yang meluap "Seperti Klaten akibat meluapnya Sungai Dengkeng," tambahnya.
Potensi bencana longsor di Jawa Tengah, ungkap Muhammad Chomsul, pada umumnya terjadi di kawasan pegunungan, dataran tinggi dan tebing curam yakni di Kabupaten Banjarnegara, Wonosobo, Karanganyar, Purworejo, Kebumen, Magelang hingga Temanggung. (H-2)
"Perubahan cuaca yang cepat juga perlu menjadi perhatian dalam merencanakan perjalanan darat, laut, dan udara, termasuk aktivitas luar ruang seperti ibadah dan wisata."
IDAI peringatkan risiko KLB Campak saat mudik 2026. Simak tips dr. Piprim Basarah agar anak tetap sehat dan daftar obat wajib di kotak P3K.
Hadapi cuaca panas ekstrem di Jakarta, Pemprov DKI imbau warga lakukan langkah pencegahan. Simak panduan kesehatan dan instruksi Gubernur Pramono Anung di sini.
Cuaca ekstrem di Jawa Tengah sudah mulai mereda pada Rabu (18/3), namun di banyak daerah masih berpeluang diguyur hujan ringan-sedang terutama di jalur mudik.
Libur Lebaran, DPRD DIY Ingatkan Kewaspadaan terhadap Potensi Cuaca Ekstrem
Waspada cuaca ekstrem! BMKG rilis daftar provinsi berpotensi hujan lebat, kilat, dan angin kencang periode 13-19 Maret 2026. Cek status siaga berdasarkan prakiraan cuaca BMKG di sini.
PRAKIRAAN cuaca Jawa Tengah hari ini 23 Maret 2026, cuaca ekstrem berpotensi terjadi di 22 daerah dan gelombang tinggi 1,25-2,5 meter berlangsung di perairan utara Jawa Tengah
PRAKIRAAN cuaca Jawa Tengah hari ini 22 Maret 2026, potensi cuaca ekstrem terjadi di 21 daerah. Warga yang sedang bepergian pada liburan lebaran diminta untuk waspada
PRAKIRAAN cuaca Jawa Tengah hari ini 17 Maret 2026 yakni adanya potensi cuaca ekstrem di 29 daerah.
PRAKIRAAN Cuaca Jawa Tengah pada 14-15 Maret 2026 yang diprediksi menjadi puncak arus mudik, masyarakat diminta waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem seperti hujan lebat dan angin kencang
PRAKIRAAN cuaca Jawa Tengah hari ini 11 Maret 2026 adanya potensi cuaca ekstrem di 10 daerah. Warga berada di daerah tersebut untuk waspada terhadap bencana hidrometeorologi
PRAKIRAAN cuaca di Jawa Tengah hari ini 10 Maret 2026 berpotensi terjadi ekstrem masih berpotensi di 24 daerah. Warga di daerah Pantura, Solo Raya dan Jawa Tengah
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved