Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait ancaman cuaca ekstrem yang diperkirakan melanda sejumlah kota besar di Indonesia.
Hujan deras disertai petir diprediksi akan mengguyur beberapa wilayah di Pulau Jawa dan Sumatera, dengan potensi banjir, longsor, serta angin puting beliung.
Baca juga : BMKG: Hujan Lebat Berpotensi Landa Jawa hingga NTT dalam Sepekan ke Depan
BMKG meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan mempersiapkan diri menghadapi kondisi cuaca buruk yang mungkin terjadi.
Menurut BMKG, penyebab cuaca ekstrem ini adalah adanya sirkulasi siklonik di Samudra Pasifik timur laut Papua yang memicu peningkatan kelembapan dan ketidakstabilan udara, sehingga mempercepat pembentukan awan hujan.
Fenomena ini menyebabkan sepuluh kota besar di Indonesia berpotensi mengalami curah hujan tinggi yang disertai dengan petir.
BMKG menekankan agar masyarakat selalu waspada terhadap kemungkinan cuaca buruk. Masyarakat juga diimbau untuk memeriksa kondisi rumah dan lingkungan sekitar guna mengantisipasi banjir, longsor, atau angin puting beliung.
Informasi terkini terkait cuaca dapat diakses melalui aplikasi info BMKG yang tersedia di App Store dan Play Store. (Z-10)
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menetapkan status siaga hujan lebat untuk wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah pada 10 hari (dasarian) terakhir di Januari 2026.
BMKG memprediksi hujan ringan hingga sedang mengguyur seluruh wilayah Jakarta hari ini, 21 Januari 2026. Cek jadwal hujan dan suhu udara di sini.
Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terbaru, wilayah Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas tinggi.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan cuaca cerah berawan sampai hujan intensitas ringan mendominasi sejumlah wilayah Indonesia pada 21 Januari 2026.
Suhu udara rata-rata 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 56-99 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.
CUACA ekstrem masih berpotensi di 20 daerah Selasa (20/1), hingga berdampak bencana hidrometeorologi.
Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terbaru, wilayah Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas tinggi.
Prakirawan Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Lestari Purba di Medan, Selasa, mengatakan, secara umum cuaca di Sumatera Utara
Suhu udara rata-rata 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 56-99 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.
Di tengah kondisi cuaca ekstrem saat ini, modifikasi cuaca bukan lagi sekadar opsi tambahan, melainkan prioritas utama.
BMKG rilis peringatan dini cuaca Jakarta 20 Januari 2026. Seluruh wilayah diprediksi hujan merata, waspada potensi banjir dan kemacetan.
BMKG mendeteksi keberadaan Siklon Tropis Nokaen dan bibit siklon tropis 96s yang memicu peningkatan curah hujan serta gelombang laut tinggi dalam 24 jam ke depan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved