Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Bengkulu melakukan langkah-langkah untuk mengantisipasi kenaikan harga tiga komoditas pokok yakni beras, cabai merah, dan bawang merah, menjelang Ramadan (Ramadhan) 1445 H.
"Yang pertama beras tentunya, karena beras memegang pengaruh tertinggi di level inflasi, bobotnya lumayan tinggi, jadi ada pergerakan sedikit di beras saja, itu akan mempengaruhi inflasi," kata Deputi Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu Dhita Aditya Nugraha seperti dilansir dari Antara, Rabu (28/2).
Menurut dia, ada beberapa langkah yang dilakukan untuk memastikan ketersediaan kecukupan beras di pasaran.
Baca juga : Ini Deretan Komoditas Pangan yang Alami Kenaikan Harga
Pertama yakni mengakselerasi produksi gabah petani sehingga pasokan beras Provinsi Bengkulu tetap stabil di 2024 termasuk menjelang Ramadan ini.
Bank Indonesia, katanya, sejak jauh hari sebelum Ramadan 2024 telah membina petani dalam mengembangkan pertanian padi dengan bibit yang lebih tahan cuaca ekstrem di Kabupaten Mukomuko.
Pada panen pertama 1 Februari 2024 menunjukkan hasil yang menggembirakan. Demonstration plot (demplot) padi berbasis total organik di Desa Sumber Makmur, Kecamatan Lubuk Pinang, Kabupaten Mukomuko, itu mampu menghasilkan gabah 13 ton per hektarenya.
Baca juga : Harga Daging Ayam dan Cabai di Kota Bengkulu Naik dalam Sepekan
"Setelah dilakukan pengubinan di 2 petak dengan luas masing-masing 625 meter persegi, dihasilkan 8,14 dan 8,12 kg. Sehingga kalau dikonversi ke hektare akan dihasilkan sekitar 13 ton per hektare, jauh di atas produksi rata-rata padi yang sebesar 5,4 ton per hektare," kata dia.
Kemudian, TPID Bengkulu juga memastikan kecukupan beras daerah dari stok cadangan beras pemerintah dan menggelar operasi pasar serta pasar murah agar harga beras stabil di pasaran.
Komoditas kedua yang diawasi TPID Bengkulu yakni cabai merah karena beberapa minggu terakhir ketersediaan cabai merah di pasar tradisional di Bengkulu menurun.
Baca juga : Jelang Ramadan, Pemprov DKI Diminta Waspadai Lonjakan Harga Pangan
Hal itu, kata Aditya, disebabkan berkurangnya hasil panen petani di sentra-sentra pertanian cabai. Saat ini, sedang masa tanaman sela cabai merah, kemudian permasalahan hama juga menyebabkan panen petani berkurang.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, TPID Bengkulu sejak 2023 lalu sudah mengembangkan seluas 26 hektare demplot dan klaster untuk 3 komoditas bahan pangan yakni padi, cabai merah termasuk cabai rawit, dan bawang merah.
Selain itu, TPID juga akan mengoptimalkan kerja sama antardaerah dalam memenuhi kebutuhan komoditas pokok, termasuk cabai merah.
Baca juga : Mendagri Perintahkan Kepala Daerah Kendalikan Harga Cabai Merah
"Yang ketiga bawang merah, itu juga kami antisipasi karena di Sumatra sendiri antara produksi dan permintaan masih belum berimbang, jadi masih mendatangkan sebagian bawang merah dari Pulau Jawa terutama dari Brebes," kata dia.
Oleh karena itu, TPID Provinsi Bengkulu terus memastikan proses dan jalur distribusi bawang merah sampai ke Bengkulu tidak mengalami gangguan yang menyebabkan biaya distribusi meningkat.
Beberapa upaya lain juga dilakukan untuk meningkatkan produksi bawang merah lokal pertanian Provinsi Bengkulu, sebut Aditya. (Z-6)
Selain itu, cabai merah turun Rp3.816 menjadi Rp52.184/kg, bawang merah turun Rp833 menjadi Rp43.484/kg, serta bawang daun turun Rp630 menjadi Rp8.700/kg.
Sajian kuliner Nusantara dihadirkan untuk membawa kembali kenangan Ramadan yang identik dengan kebersamaan keluarga dan kehangatan suasana rumah.
Menjelang Ramadan 2026, Kementerian Dalam Negeri meminta pemerintah daerah tidak menunggu waktu mepet untuk mengendalikan inflasi.
Harga bahan kebutuhan pokok masyarakat di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, kembali normal sementara, pasokan maupun stok aman dan lancar menjelang Ramadan.
dalam realitasnya, tidak sedikit Muslim yang belum sempat melunasi utang puasa Ramadan dengan puasa qadha Ramadan hingga hilal bulan suci berikutnya kembali tampak.
Memahami niat puasa qadha Ramadan dan ketentuannya sangat penting agar ibadah pengganti ini sah secara syariat. Artikel ini akan mengulas secara mendalam mengenai puasa qadha.
BPDP Kementerian Keuangan fokus melaksanakan program peremajaan perkebunan kakao dengan target 5.000 hektare secara nasional pada 2026.
Momentum AOE 2026 menjadi ajang forum bisnis yang mempertemukan calon pembeli (buyer) dan investor.
Penyumbang inflasi tertinggi adalah awang merah 0,04 persen, telur ayam 0,03 persen. Karena itu, Pemprov Jatim menggelar pasar murah untuk menurunkan harga telur dan bawang merah.
Upaya memperkuat sistem komoditas berkelanjutan di Indonesia terus dikembangkan melalui kolaborasi lintas lanskap yang melibatkan pemerintah, komunitas, dan sektor swasta.
Generasi muda sawit harus dibekali keterampilan teknis, manajerial, hingga digital sehingga mampu menghadapi tantangan industri 4.0 dan memperkuat daya saing global.
Simposium tentang Komoditas, Modal, Konektivitas: Tiga Keunggulan Indonesia
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved