Headline

Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.

Anomali, Indonesia Punya Kopi dan Cokelat Terbaik tapi Tetap Impor, Prabowo pun Heran

Cahya Mulyana
19/3/2026 23:55
Anomali, Indonesia Punya Kopi dan Cokelat Terbaik tapi Tetap Impor, Prabowo pun Heran
Presiden Prabowo Subianto (tengah).(Antara)

PRESIDEN Prabowo Subianto mengungkap rasa herannya terhadap tata kelola beberapa komoditas strategis, seperti kopi dan cokelat, yang dinilai mempunyai kualitas terbaik, tetapi Indonesia masih mengimpor komoditas-komoditas tersebut dari luar negeri.

"Kita punya kopi, cokelat terbaik, tetapi kita impor Starbucks, Nestle, Nescafe. Kita punya cokelat terbaik, tetapi kita impor KitKat, kita makan Cadbury, ya kan," kata Presiden Prabowo saat berdiskusi membahas hilirisasi dan industrialisasi dengan beberapa jurnalis dan ekonom di kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pekan ini, sebagaimana dikutip dari siaran resmi Badan Komunikasi Pemerintah RI yang dikonfirmasi di Jakarta, Kamis. (19/3).

Oleh karena itu, Presiden kemudian menegaskan pemerintahannya fokus untuk menerapkan hilirisasi dan industrialisasi komoditas-komoditas strategis.

Presiden juga memperkenalkan konsep "pohon industri" yang akan diterapkan kepada semua komoditas penting, misalnya logam, mineral, ataupun komoditas kelapa, kopi, dan cokelat. Menurut Presiden, hilirisasi juga menjadi kunci untuk menciptakan lapangan kerja yang berkualitas bagi generasi muda Indonesia.

"Saya ingin hilirisasi. That's the only way. Kita tidak boleh ekspor bahan mentah lagi. Kita harus mengolah bahan mentah itu menjadi turunan-turunan produk industri yang bernilai tinggi," ujar Presiden Prabowo dalam acara bertajuk "Presiden Prabowo Menjawab".

Presiden kemudian mencontohkan rencana pemerintah menghilirisasi komoditas kelapa. "Kelapa saja dianggap (sebagai) miracle crop. Virgin coconut oil, itu dianggap anticancer, tetapi kita baru punya satu-dua pabrik kelapa. Selama ini kita ekspor kelapa gelondongan," kata Presiden.
Kemudian, Presiden juga menyoroti hilirisasi mineral strategis, bauksit.

"Kita punya bauksit. Bauksit untuk alumina diolah menjadi aluminium. Aluminium jadi mobil, tetapi kita tidak bikin processing bauksit. Jepang tidak punya bauksit, dia bikin mobil terhebat. Iya kan. This is what we have to do," ujar Prabowo.

Oleh karena itu, Prabowo meyakini konsep pohon industri sebagai bagian dari kebijakan hilirisasi pemerintah perlu segera diberlakukan terhadap seluruh komoditas strategis.

"Kita harus melakukan ratusan pabrik. Itu yang kita sebut pohon industri. Kita sudah map out, we have a plan actually. Pohon industri untuk semua komoditas penting yang kita punya," sambung Presiden. (Ant/P-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik