Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PERUBAHAN iklim kini mengancam masa depan tiga komoditas mewah dunia, kopi, cokelat, dan anggur, yang menjadi bagian penting dari kehidupan jutaan orang di berbagai negara. Dari kebun kakao di Ghana hingga kebun anggur di Prancis, naiknya suhu global dan perubahan pola curah hujan mulai mengganggu panen serta mata pencaharian petani.
Sebuah studi terbaru dari Colorado State University (CSU) mengungkapkan upaya untuk mendinginkan suhu bumi tidak selalu mampu melindungi tanaman-tanaman bernilai tinggi tersebut. Dari 18 wilayah penghasil utama yang dianalisis, hanya enam wilayah yang menunjukkan peningkatan kondisi setelah diterapkan metode pendinginan.
Tim peneliti yang dipimpin Dr. Ariel L. Morrison mempelajari dampak perubahan iklim pada tanaman “komoditas mewah”. Tanaman bernilai ekonomi tinggi seperti kopi, kakao, teh, dan vanili. Tanaman-tanaman ini membutuhkan kondisi lingkungan yang sangat spesifik, seperti suhu, curah hujan, dan ketinggian tertentu, sehingga sangat rentan terhadap perubahan iklim.
Metode yang diuji dalam penelitian ini disebut stratospheric aerosol injection (SAI), yaitu teknik penyebaran partikel reflektif di atmosfer untuk menurunkan suhu permukaan bumi. Namun, hasil simulasi menunjukkan bahwa meski suhu menurun, perubahan curah hujan dan kelembapan tetap dapat mengganggu kestabilan pertanian.
“Menurunkan suhu dengan SAI saja tidak cukup,” ujar Dr. Morrison. “Sebagai contoh, tanaman kakao yang lebih tahan panas dibanding kopi dan anggur justru sangat rentan terhadap hama dan penyakit yang disebabkan kombinasi suhu tinggi, curah hujan, dan kelembapan.”
Peneliti menemukan bahwa perubahan pola hujan sering kali meniadakan manfaat pendinginan. Di wilayah sabuk kakao, curah hujan tinggi memicu penyakit jamur yang merusak buah, sementara kebun anggur menghadapi risiko frost akibat perubahan suhu yang tidak menentu.
Beberapa wilayah kopi di Brasil menunjukkan hasil yang fluktuatif, terkadang mendapat curah hujan stabil, namun di musim lain justru mengalami kekeringan. Ketidakpastian ini menyulitkan petani dalam merencanakan produksi jangka panjang.
Dr. Morrison menegaskan, “Intervensi iklim seperti SAI mungkin memberikan keringanan sementara dari kenaikan suhu, tetapi bukan solusi pasti untuk tantangan pertanian global.” Ia menambahkan, adaptasi lokal, investasi pada praktik pertanian tangguh, serta kerja sama global menjadi kunci dalam menyelamatkan tanaman-tanaman ini.
Langkah adaptasi dapat berbeda di setiap wilayah, mulai dari mengganti varietas tanaman, mengubah waktu panen, hingga menanam pohon pelindung dan meningkatkan sistem drainase. Namun, tidak semua risiko dapat dikendalikan. Misalnya, irigasi bisa membantu saat kekeringan, tetapi tak ada teknologi yang mampu mencegah hujan berlebihan yang memicu penyakit tanaman.
Kesimpulannya, perubahan iklim bukan sekadar mengubah cuaca. Tetapi juga mengubah peta pertanian dunia, mengancam masa depan kopi, cokelat, dan anggur yang selama ini menjadi bagian dari budaya dan ekonomi global. (Earth/Z-2)
Kafein dalam dosis tinggi dapat merangsang sistem saraf simpatis, yang berdampak pada meningkatnya detak jantung serta munculnya rasa gelisah
Program Desa Sejahtera Astra berhasil meningkatkan pendapatan petani kopi Garut dari Rp1,3 juta menjadi Rp3,7 juta per bulan serta menembus pasar ekspor.
Asosiasi Kopi Indonesia (ASKI) berpartisipasi dalam Japan International Food & Beverage Expo (JFEX) 2025 pada 3 - 5 Desember di Makuhari Messe, Tokyo, Jepang.
Meningkatnya konsumsi kopi dunia mendorong negara-negara produsen untuk semakin agresif memperkenalkan karakter kopi mereka ke pasar global.
Tanggal 5 Desember diperingati sebagai Hari Kopi Turki Sedunia. Tanggal ini dipilih untuk menandai pengakuan Kopi Turki oleh UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda pada 2013.
Melalui dukungan pembiayaan yang tepat sasaran, Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Sidomulyo Jember mampu memperluas skala bisnis hingga menembus pasar ekspor komoditas kopi
Selain dari sinar matahari, asupan melalui minuman adalah cara praktis untuk memenuhi kebutuhan harian vitamin D Anda.
KAKAO Jembrana merupakan salah satu jenis kakao dari Indonesia yang diakui dunia. Single origin cokelat dari Bali itu diakui dunia salah satunya lewat penghargaan di Amsterdam.
Penelitian terbaru mengungkap peran mikroba dalam fermentasi biji kakao yang menentukan cita rasa cokelat.
PT MMS Group Indonesia meraih penghargaan dalam kategori Impact: Sustainable Impact in Community Green Growth pada ajang Mata Lokal Fest 2025.
DUA usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan Bea Cukai Nunukan, yaitu Regan Coklat dan Raftrasa, sukses mengekspor produknya ke Malaysia, pada Kamis (24/4).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved