Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PASANGAN Capres-Cawapres nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) diyakini menang satu putaran jika tidak ada praktek kecurangan, rekayasa hasil pemilu, dan politik uang.
Hal itu ditegaskan Jubir Darat Timnas AMIN Wilayah Kalsel, Martinus di sela-sela kegiatan doa bersama Gerakan Munajat untuk Negeri di Banjarbaru, Jumat (9/2).
"Kita juga mempunyai hasil survei internal dan fakta di lapangan bahwa antusias masyarakat memilih AMIN. Dan ini tanpa rekayasa, murni kesadaran masyarakat bukan massa bayaran," tegas Martinus.
Baca juga : Dapur Rakyat Halal AMIN Ditempatkan Jauh dari TPS
Tidak hanya di Kalsel fenomena masyarakat yang mendukung gerakan perubahan ini juga terjadi di hampir semua daerah.
"Pilpres satu putaran untuk kemenangan pasangan 01 adalah sebuah keniscayaan. Yang dapat merubah itu adalah adanya rekayasa hasil pemilu, politik uang dan praktek kecurangan lainnya," tutur Martinus.
Karena itu, dia meminta kepada semua pihak, baik penyelenggara pemilu, aparat dan lainnya untuk dapat menjaga profesionalisme dan netralitas agar pemilu benar-benar menghasilkan pemimpin yang legitimate, mendapat dukungan masyarakat serta mencerminkan demokrasi yang baik.
Baca juga : Timnas Amin: 3 Juta Pendukung bakal Padati JIS 10 Februari Mendatang
"Kita ingin penyelenggaraan pemilihan umum ini jangan dikotori dengan kecurangan. Kepada masyarakat juga kita meminta untuk tidak tergiur dengan praktek politik uang," tegas Martinus..
Lebih jauh dikatakan Martinus, selain gerakan darat berupa sosialisasi kepada masyarakat hingga pelosok daerah juga usaha membuka pintu langit melalui doa bersama yang disebut Gerakan Munajat untuk Negeri. Gerakan ini sudah berlangsung sejak beberapa bulan terakhir di 13 Kabupaten/kota.
Pantauan Media, lebih 1.000 simpatisan dan simpul relawan dari wilayah Kota Banjarbaru dan sekitarnya memadati acara Munajat untuk Negeri yang menghadirkan ulama kondang Habib Idrus.
Baca juga : Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar Komitmen Wujudkan Birokrasi yang Profesional
Kegiatan berupa maulidan, salat magrib berjamaah diteruskan salat hajat, tausiyah, salat isya, dan diakhiri dengan doa bersama untuk pemilu 14 Februari berjalan lancar dan kemenangan bagi pasangan AMIN. (Z-5)
Prabowo Subianto dan Anies Baswedan dinilai masih menjadi dua figur utama yang sulit tergeser dalam bursa calon presiden pada Pilpres 2029.
Sebelumnya, ormas Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan tahun ini akan menjadi partai politik ingin Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa merespons langkah Partai Gerakan Rakyat yang mengusung Anies Baswedan menjadi calon presiden pada Pilpres 2029.
MANTAN Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo hadir dalam pengukuhan guru besar,Prof. Zainal Arifin Mochtar dan pidatonya soal demokrasi
Founder Gerakan Turun Tangan, Anies Baswedan, menyampaikan gagasan dan pemikirannya di depan seribuan anak muda dalam gelaran Turun Tangan Festival 2025.
Diketahui Anies sebelumnya dalam acara Dialog Kebangsaan di Padang menyatakan bahwa negara tidak boleh salah fokus pada proyek mercusuar yang membebani rakyat.
PKB menyebut arah kebijakan tersebut sebagai penerapan ekonomi konstitusi yang berpijak pada Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945.
Pemerintah menaruh perhatian serius terhadap kasus anak yang mengakhiri hidupnya akibat persoalan yang dinilai sepele namun berujung tragis.
PKB mendukung langkah-langkah diplomasi Presiden Prabowo Subianto, termasuk keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace (BoP).
Menurut Muhaimin, kepemimpinan Prabowo tidak hanya relevan untuk satu periode, tetapi juga memiliki potensi keberlanjutan.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Budi mengatakan KPK menduga Hery Sudarmanto yang merupakan tersangka kasus dugaan pemerasan dalam pengurusan rencana penggunaan TKA (RPTKA), menerima uang hasil dugaan pemerasan sejak 2010.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved