Headline

Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.

Muhaimin Iskandar: 106 Ribu Peserta PBI dengan Penyakit Katastropik sudah Kembali Aktif

M Iqbal Al Machmudi
16/2/2026 18:52
Muhaimin Iskandar: 106 Ribu Peserta PBI dengan Penyakit Katastropik sudah Kembali Aktif
MENTERI Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar.(Dok. Antara)

MENTERI Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin memastikan sebanyak 106 ribu peserta data Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) yang merupakan pasien penyakit katastropik sudah aktif kembali.

"Dari seluruh penerima bantuan iuran ini, insya allah yang mengalami gangguan kesehatan katastropik sekitar 106.000 orang sudah aktif lagi," kata  Cak Imin di Jakarta, Senin (16/2).

Sementara itu, penonaktifan dilakukan terhadap peserta yang dinilai sudah tidak lagi memenuhi kriteria penerima bantuan karena kondisi ekonominya membaik. Penyesuaian ini dimaksudkan agar alokasi bantuan dapat dialihkan kepada masyarakat yang lebih membutuhkan.

Cak Imin meminta pemerintah daerah untuk lebih proaktif dalam pembaruan dan validasi data sosial ekonomi. Kedepannya ground check dan verifikasi lapangan akan terus dilakukan guna memastikan keakuratan data penerima bantuan.

"Kemudian kepada penerima bantuan iuran yang dinonaktifkan betul-betul darurat, katastropik rumah sakit harus menerima dan menangani," ujar Ketua Umum PKB tersebut.

Rumah sakit wajib memberikan penanganan segera kepada pasien dalam kondisi darurat, dengan koordinasi lanjutan bersama Kementerian Sosial dan BPJS Kesehatan untuk penyelesaian administrasi kepesertaan.

Sebelumnya, Cak Imin memimpin rapat koordinasi guna memperkuat konsolidasi data PBI JKN. Pertemuan ini bertujuan memastikan seluruh proses pelaksanaan JKN, khususnya bagi masyarakat penerima bantuan iuran agar tetap berjalan optimal, tepat sasaran, dan responsif terhadap dinamika sosial ekonomi yang terus berubah. (H-3)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik