Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKAPOLDA Jambi Brigadir Jenderal (Brigjen) Edi Mardianto memastikan jajarannya maksimal dalam melakukan pengamanan Pemilu yang akan digelar pada 14 Februari 2024. Hal ini dia sampaikan saat menggelar apel kesiapan personel Polres Kabupaten Bungo dalam pengamanan pemungutan suara pada pemilu 2024 pada Selasa (6/2/2024).
Apel tersebut juga sebagai bentuk dukungan yang dia berikan sebagai pimpinan kepada anggotanya agar dapat melaksanakan tugas dengan baik. "Polres Bungo ialah polres yang ke-8 yang saya kunjungi dengan rombongan Pejabat Utama Polda Jambi dalam rangka pengecekan akhir untuk persiapan pengamanan pemilu 2024," kata pria lulusan Akpol pada 1991 ini.
Anggota Polri yang juga mendapat julukan Jenderal Dermawan ini menyampaikan agar dapat mempersiapkan pelaksanaan tugas pengamanan TPS dengan serius, konsekuen, dan bertanggung jawab. Dia menekankan seluruh jajaran Kepolisian Polda Jambi, khususnya di wilayah Kabupaten Bungo harus optimistis dan yakin dapat melaksanakan tugas dengan baik.
Baca juga : Polri Pastikan Netral saat Pemilu 2024
Dia pun meminta kepada Kapolres Bungo untuk memastikan tidak ada anggota yang lalai menjalankan tugasnya dan dapat mengatasi hal-hal yang terjadi. "Pahami aturan-aturan pengamanan Pemilu, khususnya di TPS. Kalau belum paham, cari tahu di YouTube, Instagram, dan media sosial lain," tegas jenderal bintang satu kelahiran 17 Maret 1968 ini.
Brigjen Edi juga mengingatkan agar seluruh personel di wilayah hukum Polres Bungo bersikap profesional menjalankan tugasnya, sehingga netralitas Polri terjaga dengan baik. "Jangan sampai ada yang beranggapan Polri tidak netral. Saya tegaskan Polri netral setiap pelaksanaan pemilu," ujar Edi.
Sebagai bentuk perhatiannya, Brigjen Edi meminta agar anggotanya yang sakit tidak dilibatkan dalam tugas pengamanan pemilu. "Seperti mengidap gula (diabetes) dan jantung tidak usah dilibatkan. Banyak personel kita yang sehat. Pastikan yang sehat untuk dilibatkan. Saya sudah menyampaikan ini ke Kapolres," tegas Brigjen Edi.
Baca juga : Polri Pastikan Netral pada Pemilu 2024
Tak hanya itu, Brigjen Edi juga meminta jajaran Polres Bungo mengantisipasi perubahan cuaca saat pelaksanaan pemungutan suara berlangsung. "Saya minta personel yang bertugas di TPS sigap membantu (jika terjadi banjir) dan memastikan kotak suara aman," pungkas dia. (Z-2)
Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (Dema PTKIN) Se-Indonesia mengapresiasi pola pengamanan kepolisian dalam aksi unjuk rasa mahasiswa.
Sarah Nuraini Siregar dari BRIN menyoroti penggunaan istilah "oknum" untuk anggota polisi, menegaskan tindakan individu mencerminkan institusi.
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal menyatakan pelaku penganiayaan karyawan SPBU di Cipinang, Jakarta Timur, positif sabu dan ganja usai tes urine.
Transparansi digital melalui media sosial membuat kasus-kasus tersebut kini lebih mudah terungkap ke permukaan.
Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Rano Alfath, mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus penganiayaan yang menewaskan AT (14).
Kapolri menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran berat yang mencoreng nama baik Korps Brimob Polri.
MANTAN Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro masuk dalam daftar 54 personel Polri yang dimutasi pada Februari 2026. Mutasi tersebut dilakukan di tengah proses pemberhentian tidak hormat
Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menerbitkan status daftar pencarian orang (DPO) terhadap bandar narkoba Erwin Iskandar alias Ko Erwin.
Ketua Divisi Riset dan Dokumentasi Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan Hans Giovanny Yosua mengingatkan agar Polri tidak disalahgunakan.
WAKIL Menteri HAM. Mugiyanto mendukung penggunaan bodycam bagi anggota Polri. Itu bagian dari pegawasan setelah maraknya kekerasan oleh aparat kepolisian.
Peneliti CSIS Nicky Fahrizal menyebut kultur kekerasan di Polri berakar dari kurikulum pendidikan yang masih militeristik. Perlu dekonstruksi total pada SPN dan sistem meritokrasi.
Indonesia Corruption Watch mengkritik Komisi Pemberantasan Korupsi yang melimpahkan laporan dugaan pemerasan 43 anggota Polri ke Kedeputian Korsup.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved