Headline
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Kumpulan Berita DPR RI
RATUSAN warga menggelar pawai obor menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Larantuka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (16/8) malam.
Pawai yang melibatkan semua kelompok usia, mulai dari anak-anak, remaja, orang dewasa ini digelar masyarakat di Kelurahan Sarotari Kecamatan Larantuka, Kabupaten Flores Timur.
Iringan musik tradisional gong, gendang, dan lagu lagu kebangsaan serta yel yel dan pekikan kemerdekaan menambah meriah pawai obor yang berangkat dari pemukiman Riang Muda Batu Ata, mengelilingi wilayah Kelurahan Sarotari, dan finis di Lapangan Riang Jati Lingkungan Riangnyiur.
Baca juga: Warga Sengaja Bakar Rumput, Api Menyebar Luas
Di antara barisan warga yang membawa obor minyak tanah ini, ada juga replika senjata berwarna hitam dengan bendera merah putih di usung beberapa orang.
Peserta anak-anak terlihat sumringah, sambil menyesuaikan langkah dengan iringan musik, sedangkan para orang tua berada di barisan paling belakang barisan peserta pawai obor tersebut.
Plt Lurah Sarotari, Felix B Koten menyatakan kegiatan merayakan HUT Ke-78 Kemerdekaan RI oleh semua lapisan masyarakat diharapkan tidak hanya sebatas perayaan semata, akan tetapi diharapkan bisa menumbuhkan sikap patriotisme. dan mengingat peristiwa Rengas Dengklok saat para pemuda melihat adanya momentum yang harus dimanfaatkan oleh bangsa Indonesia untuk menyatakan kemerdekaan.
Baca juga: Pemkab Flotim dan PDHI NTT Gelar Baksos Vaksinasi Rabies dan Sterilisasi
"Pesan yang diambil adalah bagaimana kita sebagai anak bangsa hendaknya peka terhadap momentum. Banyak hal besar yang bisa kita lakukan jika kita bisa memanfaatkan momentum. Sebaliknya, banyak hal terlewati atau tertunda karena kita alpa memanfaatkan momentum, " kata Felix. (Z-1)
Sofiani Temba Kanggu, 46, warga Desa Mondu, Kecamatan Kanatang, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), dilaporkan hilang saat beraktivitas di Sungai Mondu pada Minggu (22/2).
Struktur batuan yang menjulang dan berlekuk dramatis menghadirkan panorama eksotis yang kerap dijuluki “Grand Canyon”-nya Pulau Sabu
PRODUKSI gabah kering giling (GKG) di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sepanjang 2025 hampir menembus angka 1 juta ton. Capaian ini menjadi tonggak penting dalam penguatan ketahanan pangan.
SEBUAH kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di ruas Jalan Trans Flores, tepatnya di Kampung Roe, Desa Cunca Lolos, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Selain Minyakita, tim juga menemukan harga cabai rawit Rp75.000/kg, bawang merah Rp40.000/kg, bawang putih Rp45.000/kg, daging sapi Rp105.000/kg, daging ayam Rp40.000/kg.
Survei terbaru yang dirilis Voxpol Center Research and Consulting menunjukkan tingkat kepercayaan publik terhadap Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) masih tergolong tinggi.
Rangkaian kegiatan diawali dengan IWIP Fun Games 2025 pada 8–15 Agustus 2025, yang menghadirkan delapan kategori perlombaan.
PT GNI yang beroperasi di Morowali Utara ini menggelar upacara bendera dan beragam lomba kebersamaan yang diikuti oleh ratusan karyawan.
Upacara dihadiri lebih dari 200 undangan yang berasal dari perwakilan organisasi masyarakat dan pelajar Indonesia, serta Bank Indonesia dan BUMN yang berada di London.
Sebanyak 360 pelari ambil bagian di acara Jejak Merdeka, masing-masing kota diwakili 45 peserta.
Di Kampung Nelayan Kerang Hijau, Cilincing, warga pesisir antusias mengikuti perlombaan, mencerminkan semangat solidaritas dan kebersamaan masyarakat nelayan.
Dalam pidatonya, Wakil Ketua Golkar DKI Ashraf Ali menegaskan bahwa perjuangan para pahlawan harus diteruskan dengan cara yang relevan di era modern ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved