Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 8 pekerja tambang emas tradisional yang berlokasi di Desa Pancurendang, Kecamatan Ajibarang, Banyumas, Jawa Tengah, terjebak dalam lubang tambang. Mereka tidak dapat keluar, karena lubang tambang dipenuhi air.
Para pekerja tambang berasal dari Bogor, Jawa Barat. Para penambang itu adalah Mereka adalah Cecep Suriyana, 29, Muhammad Rama, 38, Ajat, 29, Mad Kholis, 32, Marmumin, 32, Muhidin, 44, Jumadi, 33 serta Mulyadi, 40.
Kapolresta Banyumas Kombes Edy Suranta Sitepu mengatakan para pekerja tambang tersebut mulai masuk ke dalam lubang tambang pada Selasa (25/7) malam jam 20.00 WIB. Mulai jam 22.00 WIB, air masuk ke dalam lubang tambang. Sejak saat itu, para pekerja tidak bisa naik ke atas.
Baca juga : Pencarian 8 Penambang Dihentikan, Basarnas Nyatakan Status Hilang
"Ada 8 orang yang terjebak di dalam lubang tambang. Kami bersama dengan Basarnas Cilacap dan TNI melakukan upaya evakuasi terhadap pekerja yang terjebak di dalam. Kami mendapat laporan Rabu jam 04.00 WIB dan langsung ke lokasi tambang," katanya.
Kapolresta menyebutkan bahwa tambang emas yang berada di areal persawahan masih ilegal. "Tambang emas di sini tidak berizin. Kami sedang melakukan pendataan terhadap tambang-tambang yang ada di sini," kata dia.
Berdasarkan pemeriksaan terhadap Kepala Dusun II Desa Pancurendang Karipto, tambang emas tersebut mulai ada sejak 2014 silam.
Baca juga : Dua Hari Berlalu, 8 Orang yang Terjebak di Tambang Emas Ilegal Banyumas Belum Berhasil Dievakuasi
"Kami telah melakukan pemeriksaan saksi-saksi. Salah satunya Kepala Dusun II Desa Pancurendang Karipto. Menurut kesaksiannya, saat ini ada 35 lapak tambang, 30 di antaranya aktif dan 5 lainnya tidak aktif," kata Kasat Reskrim Polresta Banyumas Komisaris Agus Supriadi.
Dalam pernyataannya, Kades Pancurendang Narisun mengaku tidak berani untuk melarang pertambangan emas tersebut.
Baca juga : Harga Beras di Pasaran Masih Rp16 Ribu per Kg, OP Diserbu Warga
"Pemerintah desa hanya sebatas mengimbau saja, jangan diteruskan. Tetapi ya begitu, masih tetap jalan terus. Saya
menyadari kalau itu sudah menjadi bagian dari ekonomi rakyat. Saya juga tidak pernah berani masuk ke sini," ujarnya.
Lokasi penambangan emas tersebut berada di persawahan milik pribadi warga dengan luas sekitar 2 hektare. Umumnya, antara pekerja dan pemilik lahan akan bagi hasil.
Sementara, Koordinator Lapangan Basarnas Cilacap Amir Riyanto mengungkapkan tim Basarnas belum dapat masuk ke dalam lubang tambang untuk melakukan evakuasi.
Baca juga : Kasus DBD di Banyumas Merebak, 2 Meninggal Dunia
"Yang bisa dilakukan sekarang adalah menyedot air dari dalam lubang tambang. Kita akan lihat, apakah itu berhasil atau tidak. Jika tidak, maka ada cara lain dengan menyelam ke dalam lubang tambang," kata Amir.
Berdasarkan pemantauan Media Indonesia, lubang untuk masuk ke dalam penambangan emas hanya 1 x 1 meter. Lubang tersebut kedalamannya sekitar 20 meter. Dari lokasi tersebut, masih jalan lagi puluhan meter untuk kemudian masuk ke dalam lagi. (Z-4)
JAJARAN Polresta Banyumas, Jawa Tengah menggagalkan dugaan peredaran bahan peledak yang diduga untuk petasan seberat sekitar 9 kilogram (kg) dalam Operasi Pekat Candi (TO OPC) 2026.
Tingginya harga cabai terjadi karena faktor cuaca karena sejumlah daerah sentra seperti Pemalang, Kabupaten Semarang, Temanggung, Demak, Pati belum ada panen besar.
Harga beras medium di Pasar Sidodadi Cilacap berada pada kisaran Rp13.000–Rp13.500 per kg dan beras premium Rp14.000–Rp14.500 per kg.
Harga eceran tertinggi (HET) Minyakita ditetapkan sebesar Rp15.700 per liter. Adapun pembelian oleh konsumen akhir dibatasi maksimal 12 liter per orang per hari.
Kabupaten Banyumas dianggap telah berhasil mengelola sampah secara menyeluruh, mulai dari pemilahan hingga pemanfaatan akhir.
Di Purwokerto, penurunan harga terjadi pada daging ayam ras, cabai merah, cabai rawit, bawang merah, dan telur ayam ras.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi meresmikan Embung Karangjati di Blora. Embung senilai Rp8,5 miliar ini diproyeksikan mengairi 40 hektare lahan dan tingkatkan panen petani.
Pengaruh bibit siklon tropis, sistem tekanan rendah, serta sirkulasi siklonik memicu peningkatan pertumbuhan awan hujan di berbagai kawasan.
Daerah di Jawa Tengah berpotensi cuaca ekstrem, ungkap Farita Rachmawati, yakni Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menyesalkan maraknya tawuran sarung selama Ramadan dan meminta penanganan ramah anak melalui disiplin positif.
POLDA Jateng melalui Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) berhasil membongkar sindikat penadah sepeda motor bodong skala besar yang melibatkan jaringan antarprovinsi.
Setelah ambruknya dua banguna ambru, pihak sekolah kemudian berkoordinasi dengan atasan, termasuk Dinas Pendidikan Wilayah XII, dan kepala sekolah sebelumnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved