Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
UNTUK menjadi seorang pengusaha sukses dari nol, tentu membutuhkan kerja keras dan waktu yang tidak sedikit. Selain itu, dibutuhkan juga visi, misi, dan target dalam meraih hasilnya.
Maka dari itu, tidak ada hasil instan untuk menjadi seorang pengusaha sukses.
Namun, dalam perjalanan usaha pasti ada kendala yang terjadi, diantaranya adalah dampak terbesar yang dirasakan oleh para pengusaha dari adanya pandemi covid-19 sejak tahun 2020.
Baca juga : Sandiaga Apresiasi OK OCE Dampingi Wirausaha Perempuan di Depok
Pengusaha kecil khususnya pengusaha perempuan kecil yang ada di Malang Raya juga mengalami kondisi tidak stabil (krisis).
Program Camelia dari Mercy Corps Indonesia (MCI) membawa angin segar untuk para pengusaha khususnya para pengusaha perempuan kecil yang ada di Malang Raya agar mampu pulih kembali dan mampu mengembangkan bisnisnya jauh lebih baik ke depannya.
Program Cemalia telah berjalan selama 1 tahun yaitu pada bulan April 2021 – April 2022 di Malang Raya (Kota Malang, Kabupaten Malang dan Kota Batu).
Baca juga : UMKM Perempuan Diajak Berikan Produk dan Layanan Terbaik bagi Pelanggan
Berakhirnya kegiatan pelatihan dan pendampingan, MCI menyelenggarakan kegiatan Learning Event & Closing Program untuk menutup kegiatan Program CAMELIA yang berakhir di bulan April 2022 dihadiri oleh dinas terkait, peserta, fasilitator dan mitra program.
Pada Kamis (24/4), Learning Event & Closing Program dilaksanakan di Kota Batu. Adapun tujuan kegiatan ini adalah menjelaskan pencapaian dan pembelajaran Program Camelia kepada peserta dan mitra program.
Kegiatan ini memberikan fasilitas kepada peserta Program Camelia berinteraksi dan bertukar pengalaman dalam menghadapi kondisi krisis di masa pandemi covid-19 yang nantinya dapat membangun ekosistem kewirausahaan antar pemilik usaha untuk mendukung pemulihan kegiatan UMKM di Malang Raya.
Baca juga : Program 'Ibu Berbagi Bijak' Bantu 500 Pelaku UMKM Perempuan di Bali
Lebih dari 300 peserta dijangkau oleh MCI dalam Program Camelia, mereka diberi pelatihan dan pendampingan secara hybrid.
Kegiatan Program CAMELIA dilakukan melalui dua tahap yaitu persiapan program dan pelaksanaan program.
Adapun persiapan program yaitu need assessment, koordinasi dan kolaborasi dengan mitra, menjalin network, pengembangan modul peserta dan fasilitator, pembukaan registrasi peserta serta training of trainers.
Baca juga : Kita Setara Beri Pelatihan Wirausaha untuk Penyandang Disabilitas
Selanjutnya kegiatan pelaksanaan program yaitu pelatihan, pendampingan, monitoring dan kegiatan – kegiatan workshop yang menunjang materi.
"Melalui Pogram Camelia ini, saya sebagai fasilitator juga mendapatkan ilmu yang sangat banyak, karena ini adalah contoh program yang tuntas dalam memberikan edukasi," ujar Yayuk Murniwati selaku fasilitator wilayah Bumiaji dan Batu II dalam keterangan pers, Sabtu (23/4).
“Pembelajaran yang diberikan juga cukup banyak bukan hanya 1 bidang saja, saya menerima materi tentang manajemen rantai pasok, manajemen keuangan, marketing online, dan keuangan digital, tuturnya.
Baca juga : Permata Hati CSR Beri Program Pendampingan Bagi Disabilitas Pelaku UMKM
Banyaknya edukasi yang diberikan juga membuat beliau dapat memberikan banyak ilmu, sharing dan semangat positif untuk 13 pengusaha kecil perempuan di Kota Batu yang didampinginya selama program berlangsung.
Bahkan beliau sebagai fasilitator mendatangi satu persatu lokasi usaha dan mengidentifikasi permasalahan yang terjadi agar dapat memberikan pemecahan solusi dan pendampingan yang tepat dibutuhkan oleh para pengusaha perempuan ini.
Dampak positif dari adanya pendampingan Program Camelia ini juga langsung dapat dirasakan oleh para pengusaha yang bergabung dalam program, karena saat ini mereka akhirnya dapat menentukan harga pokok penjualan (HPP), membuat laporan keuangan untuk usahanya, sehingga kemajuan usahanya pun dapat lebih terukur dengan tepat.
Program ini juga telah meningkatkan akses usaha perempuan pengusaha kecil ke layanan keuangan, ada 266 peserta membuka rekening baru di bank dan dompet digital Dana Indonesia.
Sebanyak 48 peserta mengakses pinjaman usaha dan 257 peserta mengaplikasikan pembayaran digital setelah mendapat intervensi dari program. (RO/OL-09)
Amazon bersama Prestasi Junior Indonesia (PJI) kembali menggelar program Amazon Girls’ Tech Day untuk menginspirasi dan mempersiapkan generasi perempuan menghadapi masa depan.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan, butuh upaya kolektif setiap anak bangsa untuk meningkatkan peran aktif perempuan di bidang politik.
Gapki menggelar pertemuan 140 pemangku kepentingan di Palu untuk mendorong perlindungan pekerja perempuan dan penguatan prinsip kesetaraan gender di sektor sawit.
Kekerasan terhadap perempuan dan anak bukan isu sektoral semata, melainkan persoalan kebangsaan yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Anggia Ermarini mengungkapkan IMW 2026 merupakan bentuk nyata keberpihakan Fatayat NU terhadap penguatan peran perempuan di berbagai sektor kehidupan.
Workshop peningkatan kapasitas ini diikuti lebih dari 100 pelaku UMKM perempuan ibu rumah tangga dari berbagai daerah di Jawa Barat.
Tahun ini, GoTeach mencatatkan cakupan wilayah terluas dengan melibatkan 40 relawan yang menyumbangkan lebih dari 2.000 jam untuk mengajar.
Program ini didukung Beasiswa Pendidikan Indonesia Kemdiktisainstek yang dikelola Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
Melalui sistem kemitraan tanpa modal dan tanpa jaminan, para ibu mendapatkan pelatihan rutin di Cimory Center, yang kerap mereka sebut sebagai “rumah kedua”.
Fokus entitas adalah pada pemberdayaan, baik melalui peningkatan kemampuan komunikasi strategis maupun melalui dukungan emosional dan edukasi bagi perempuan.
GUNA membuka lapangan kerja bagi para ibu, Yayasan Indonesia Setara (YIS) berkolaborasi dengan OK OCE Forever kembali menggelar pelatihan pengolahan kuliner populer, yakni nugget dan dimsum mentai.
Enduro Entrepreneurship Program tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan, tetapi juga pada penciptaan pelaku usaha bengkel yang tangguh, berdaya saing, dan siap mandiri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved