Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
WARGA Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur sangat antusias mengikuti vaksinasi Covid-19 yang digelar oleh TNI AL. Uniknya pelaksanaan vaksinasi itu berlangsung di atas Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Teluk Banten-516 yang sandar di Dermaga Pelabuhan Soekarno Ende, pada Rabu (24/11).
Kapal perang TNI AL ini menjadi perhatian warga Ende. Pasalnya, mereka bisa menikmati suasana di atas kapal perang.
Danlanal Maumere Kolonel Laut (P) Dwi Yoga mengatakan, pelaksanaan serbuan Vaksinasi Maritim ini adalah wujud nyata dukungan TNI AL kepada Pemkab Ende, agar terbentuk kekebalan kelompok di Kabupaten Ende.
"Pada hari pertama, Rabu (24/11) Serbuan Vaksinasi Maritim di Kabupaten Ende berjumlah 579 orang, dengan dosis ke-1 sebanyak 505 orang dan dosis ke-2 sebanyak 74 orang.
Proses vaksinasi berjalan aman dan lancar. Hari ini merupakan hari kedua pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang berlangsung di atas kapal perang ini. Tercatat jumlah calon peserta vaksinasi sebanyak 1.800 orang," ungkap Danlanal Maumer Dwi Yoga kepada mediaindonesia.com, Kamis (25/11).
Ia mengaku TNI AL sampai hari ini masih terus melakukan serbuan vaksinasi untuk masyarakat maritim atau pesisir di seluruh Indonesia, termasuk di wilayah Nusa Tenggara Timur.
"Sebelumnya, kita melaksanakan serbuan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Alor. Sehingga hari ini pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Ende yang juga menjadi sasaran target serbuan vaksinasi dari TNI AL. Pelaksanaan vaksinasi ini berlangsung di atas KRI Teluk Banten-516," ucap dia.
Sementara itu, Kadiskes Lantamal VII Kupang Letkol Laut (K) M. Haris Bennu, A.M.Ft., SKM., M.Kes., menambahkan serbuan vaksinasi yang dilaksanakan oleh TNI AL Lantamal VII merupakan bagian dari program vaksinasi maritim TNI AL
yang menyasar Kabupaten Ende. Apalagi vaksinasi Covid-19 yang persentase vaksinasi di Kabupaten Ende ini masih tergolong rendah untuk tingkat nasional.
Dalam pelaksanaan vaksinasi ini, Lantamal VII Kupang melibatkan tenaga kesehatan yakni Diskes Lantamal VII Kupang, RSAL Samuel J. Moeda Kupang, Balai Kesehatan (BK) Lanal Maumere dan Puskesmas Onekore kota Ende.
Selain itu dikerahkan juga para Bintara Pembina Potensi Maritim (Babinpotmar) Lantamal VII serta Prajurit dari KRI Teluk Banten-516 guna menjaga ketertiban dalam pelaksanaan vaksinasi.
"Selama kegiatan berjalan aman dan lancar tanpa ada kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) serta tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19," tutup dia.(OL-13)
Baca Juga: Rehab SMPN 2 Cikalongkulon Tak Beres, Siswa dan Guru Menderita
HUJAN lebat disertai angin kencang yang melanda Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (24/1) dini hari nyaris merenggut nyawa seorang anak perempuan.
Tanah longsor terjadi pada Kamis (22/1) sore akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak pagi hari.
Sebuah pertikaian keluarga berujung pada tewasnya seorang pria berusia 55 tahun, berinisial MG di Rumah Adat Gendang Palit. Korban diduga menjadi korban penganiayaan oleh tiga keponakan.
Penundaan pelayaran ini sejalan dengan peringatan dini cuaca maritim yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang.
PULUHAN siswa Sekolah Dasar Inpres (SDI) di Pilau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), harus menempuh proses belajar di gedung yang rusak parah.
Dunia usaha di Nusa Tenggara Timur (NTT) menunjukkan optimisme kuat memasuki awal 2026, seiring meningkatnya investasi dan membaiknya aktivitas ekonomi pada akhir 2025.
Influenza atau yang lebih akrab dikenal sebagai flu sering kali dianggap remeh sebagai gangguan pernapasan biasa.
Daya tular campak cukup tinggi, mirip dengan covid-19. Seseorang yang terinfeksi dapat menularkan virus selama 4 hari sebelum dan sesudah gejala muncul.
Jemaah haji perlu memahami manfaat kesehatan jangka panjang dari vaksinasi, bukan sekadar memenuhinya sebagai syarat administrasi.
Data Kementerian Agama menunjukkan bahwa lebih dari 22% jemaah haji Indonesia pada 2025 merupakan kelompok lansia, dan mayoritas membawa penyakit komorbid.
Orang yang hidup dengan HIV (ODHA) memiliki risiko lebih tinggi terkena infeksi menular seksual (IMS). Selain berdampak langsung pada kesehatan.
Dalam kondisi hujan, tingkat kelembapan tinggi, dan suhu tinggi, melakukan aktivitas fisik di tempat terbuka meningkatkan peluang terserang penyakit.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved