Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA sejumlah kebutuhan pokok seperti daging ayam potong dan sapi di pasar tradisional Panorama dan Pasar Minggu, Kota Bengkulu, berangsur turun.
Selama tiga hari Ramadan harga sejumlah kebutuhan pokok seperti daging ayam potong dan sapi dipasar tradisional berangsur turun.
Harga ayam potong dipasar tradisional di Kota Bengkulu, mengalami penurunan harga Rp38 ribu dari sebelumnya Rp42 ribu per kilogram.
Selain itu, harga daging sapi dari Rp130 ribu menjadi Rp120 ribu per kilogram.
Buyung, 41, pedagang ayam potong di pasar Minggu, Kecamatan Ratu Samban, Kota Bengkulu, mengatakan, harga ayam sudah berangsur turun.
"Sejak puasa ketiga harga mulai turun mulai dari Rp2.000 hingga Rp4.000 ," katanya.
Selain itu, harga sayuran sebaliknya masih terjadi penurunan harga. Penurunan harga sayura seperti harga cabai keriting sebelumnya mencapai Rp70 ribu perkilogram turun dengan harga Rp35 ribu per kg hingga Rp45 ribu per kg.
Udin, 45, pedagang sayuran pasar Panorama, Kecamatan Singaran Pati, Kota Bengkulu, mengatakan, tidak hanya harga cabai yang mengalami penurunan tapi sejumlah sayuran lainnnya. Seperti harg kol atau kubis turun dari harga Rp6 ribu jadi Rp3 ribu per kg.
Selain itu, penurunan harga juga terjadi pada sayuran jenis selada dan wortel saat ini dijual Rp5 ribu per kg dari harga selada dan wortel sebelumnya dijual Rp8 ribu per kg.
Kemudian, kaikan juga terjadi pada harga gula dari Rp 11 ribu per kg menjadi Rp12.500 dan minyak goreng dari Rp26 ribu untuk dua kilogram naik menjadi Rp28 ribu. (OL-13)
Baca Juga: Mendagri Imbau Masyarakat Tak Lengah Jalankan Prokes
Pemerintah membantah klaim bahwa harga daging kerbau beku di pasaran jauh melampaui harga acuan pembelian (HAP) konsumen sebesar Rp80.000 per kilogram.
Jaringan Pemotong dan Pedagang Daging Indonesia (Jappdi) meminta pemerintah tidak hanya mengawasi perdagangan daging sapi, tetapi juga daging kerbau impor yang beredar di pasar.
Harga daging sapi di sejumlah pasar di Jakarta Selatan dilaporkan relatif stabil menjelang perayaan Tahun Baru Imlek.
Menjelang bulan Ramadhan, harga daging sapi di pasar mengalami kenaikan. Lonjakan harga terjadi setelah para pedagang menghentikan aksi mogok dagang selama tiga hari pada akhir Januari lalu.
Perumda Dharma Jaya memprediksi harga daging sapi akan mengalami kenaikan sekitar 7% hingga 15% di periode Ramadan dan Lebaran 2026.
Pelaku usaha pemotongan daging sapi di RPH Jatimulya Bekasi menegaskan komitmennya untuk menjaga harga tetap stabil menjelang Ramadan hingga Idul Fitri 2026.
Cabai rawit saat ini mencapai Rp100 ribu per kilogram, dari sebelumnya hanya Rp60 ribu per kilogram, atau naik sekitar 25 persen.
Komoditas seperti bawang merah dan bawang putih tercatat naik di kisaran 5 hingga 10 persen, harga cabai merah dan cabai besar juga naik.
Pantauan di Pasar Gedhe Klaten, Senin (9/3), harga beras lokal medium IR-64 stabil Rp14.000 per kilogram, dan beras Bulog SPHP tetap Rp12.500 per kilogram.
Beras premium kelas I yang sebelumnya Rp14.400 per kg menjadi Rp15.200 per kg dan beras premium kelas II naik dari Rp 14 ribu kg menjadi Rp14.800 per kg
Daging sapi dijual Rp 140 perkg, daging ayam Rp 39 ribu perkg, telur telur ayam Rp 29 ribu hingga Rp 31.500 per kg.
Harga cabai rawit merah sempat di angka Rp100 ribu per kilogram, kemudian turu. 80 ribu per kilogram, dan saat ini kembali hampir Rp100 ribu per kilogram.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved