Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI bersama Dinas Pendidikan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap lingkungan sekolah pasca-insiden ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta, pekan lalu.
Ia menekankan pentingnya pengawasan terhadap perilaku perundungan (bullying) yang diduga menjadi salah satu pemicu peristiwa tersebut.
“Yang paling utama, yang bersifat perundungan atau bullying tidak boleh terulang kembali karena ini bisa menjadi motivasi atau pemicu,” ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Senin (10/11).
Kendati demikian, Pramono meminta seluruh pihak menahan diri sembari menunggu hasil penyelidikan resmi dari kepolisian. Ia menegaskan Pemprov DKI akan mendukung penuh proses hukum yang sedang berjalan.
“Sampai hari ini, karena yang berwenang sepenuhnya adalah kepolisian, mari kita tunggu bersama-sama apa yang sebenarnya terjadi. Jadi untuk itu saya tidak komentar, tetapi sekali lagi kita tunggu apa yang menjadi temuan yang sebenarnya,” katanya.
Ia mengaku mendapatkan sejumlah informasi saat meninjau langsung lokasi kejadian, termasuk mengenai dinamika hubungan antar siswa di lingkungan sekolah tersebut.
Namun, ia menilai seluruh temuan harus diverifikasi lebih dulu melalui penyelidikan aparat penegak hukum agar tidak menimbulkan spekulasi di masyarakat.
Pemprov DKI disebutnya telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, dan pihak sekolah untuk memastikan pemulihan fisik dan psikologis seluruh korban, termasuk penyediaan layanan konseling bagi siswa dan tenaga pendidik.
“Sekolah seharusnya menjadi ruang aman, bukan sumber ketakutan. Pemerintah akan memastikan kejadian seperti ini menjadi pembelajaran bersama,” ujar Pramono.
Insiden ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta Timur beberapa waktu lalu menyebabkan sejumlah siswa dan guru mengalami luka bakar. Polisi masih menyelidiki dugaan penyebab ledakan, termasuk kemungkinan keterkaitan dengan aksi perundungan di antara siswa. (Far/P-3)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, curah hujan di wilayah Jakarta, akhir pekan lalu, sudah masuk dalam kategori ekstrem sehingga menyebabkan banjir
TIANG-tiang beton maupun besi bekas proyek Monorel Jakarta yang mangkrak masih berdiri sejak 21 Tahun silam. Tiang monorel tersebut berdiri kaki di sepanjang Jalan HR Rasuna Said.
Warga juga diharapkan untuk tetap memantau kanal informasi resmi dan menghindari berteduh di bawah pohon besar atau baliho saat hujan disertai angin kencang terjadi.
Puluhan tiang beton yang terlanjur berdiri akhirnya mangkrak selama belasan tahun, berubah menjadi besi tua.
Pemerintah Provinsi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan memulai pembongkaran tiang monorel mangkrak di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, pada hari ini, Rabu (14/1).
Lebih lanjut Pramono merinci, jumlah anggaran Rp100 miliar bukan hanya dikeluarkan untuk pembongkaran tiang saja.
Kemenkes mengungkapkan temuan senior yang merupakan peserta PPDS Unsri melakukan perundungan atau bullying pada juniornya dengan memeras Rp15 juta per bulan
Merespons bullying, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN menggelar 'Gen Z Fest: The Next Wave of Digital Natives' di Jakarta (18/12)
Data UPT PPA DKI Jakarta menunjukkan, hingga 19 Desember 2025 terdapat 2.182 pengaduan. Kekerasan psikis menempati urutan tertinggi dengan 1.059 kasus.
ALIANSI Peduli Anak Indonesia mendesak diwujudkannya sekolah yang aman bagi anak dan bebas dari bullying atau perundungan. Hal itu disuarakan melalui aksi damai dan teatrikal.
Kesehatan mental pelajar semakin memprihatinkan. Data CDC dan WHO menunjukkan tingginya depresi, pikiran bunuh diri, dan kasus bullying pada remaja di sekolah.
Rano Karno mengungkap pengalaman bullying dan hidup susah di masa kecil yang justru memacunya hingga menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved