Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Terduga Pelaku Ledakan SMAN 72 Dipindahkan ke RS Polri

Andhika Prasetyo
10/11/2025 07:15
Terduga Pelaku Ledakan SMAN 72 Dipindahkan ke RS Polri
Ilustrasi(Antara)

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti memastikan bahwa terduga pelaku ledakan SMAN 72 Jakarta telah dipindahkan dari Rumah Sakit Islam Jakarta (RSIJ) ke Rumah Sakit Polri.

“Terduga pelaku sudah tidak di sini. Jadi, sudah dipindahkan ke Rumah Sakit Polri sehingga kami harus berkoordinasi dengan Kapolri untuk bertemu,” kata Mu’ti usai menjenguk para korban ledakan di RSIJ Cempaka Putih, Jakarta, Minggu.

Pelaku yang dipindahkan merupakan satu orang yang sebelumnya sempat dirawat di ruang rawat inap RSIJ sebelum dipindahkan ke RS Polri. Sekarang otoritas terhadap terduga pelaku berada di kepolisian.

"Sementara, kami fokus pada pemulihan mental para korban,” jelasnya.

Mu’ti menambahkan, pemulihan fisik korban ditangani oleh tim medis, sementara pemulihan psikologis dilakukan melalui pendekatan psikososial yang melibatkan pihak kementerian bersama berbagai lembaga terkait. “Pendampingan ini termasuk juga bagi terduga pelaku, agar semua pihak mendapatkan penanganan yang layak,” ujarnya.

Ia mengatakan, setelah menjenguk beberapa korban dan keluarga, dirinya melihat semangat dan optimisme mulai tumbuh. “Semua yang saya temui terlihat tegar dan optimistis. Saya salut dengan ketabahan mereka menghadapi peristiwa yang berat ini,” ucapnya.

Sebelumnya, Abdul Mu’ti tiba di RSIJ Cempaka Putih sekitar pukul 18.34 WIB dengan mengenakan batik cokelat dan peci hitam. Ia langsung menuju ruang rawat inap korban ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading tanpa memberikan banyak komentar kepada wartawan. “Saya masuk dulu ya, menjenguk. Nanti baru kita ngomong,” katanya saat tiba di lokasi.

Dari pihak kepolisian, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menjelaskan bahwa terduga pelaku ledakan SMA 72 berstatus anak yang berhadapan dengan hukum (ABH) dan kini tengah menjalani perawatan intensif di RS Polri.

“Anak tersebut mengalami luka cukup berat di bagian kepala dan telah menjalani operasi. Saat ini sudah sadar namun masih dirawat di ICU dengan pengawasan ketat,” ungkap Budi.

Ia menegaskan, proses hukum tetap berjalan sesuai prosedur, sambil memastikan kondisi kesehatan terduga pelaku terus dipantau hingga stabil. (Ant/E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya