Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Kegiatan Belajar Mengajar di SMAN 72 segera Kembali Normal

Andhika Prasetyo
10/11/2025 07:03
Kegiatan Belajar Mengajar di SMAN 72 segera Kembali Normal
Ilustrasi(Antara)

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyatakan keyakinannya bahwa kegiatan belajar di SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, akan segera kembali normal setelah insiden ledakan yang terjadi pada Jumat (9/11).

“Saya kira, secara umum melihat kondisi anak-anak yang tadi saya temui, sepertinya tidak perlu waktu lama dan mudah-mudahan semuanya bisa kembali normal dan belajar sebagaimana mestinya,” ujar Mu’ti di Jakarta, Minggu.

Ia menjelaskan bahwa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah akan berkoordinasi dengan pihak sekolah, Dinas Pendidikan DKI Jakarta, serta kementerian terkait untuk menangani dampak lanjutan dari insiden tersebut. Mulai Senin (10/11), Kemendikdasmen akan memberikan layanan psikososial bagi seluruh warga sekolah, termasuk guru dan murid, untuk membantu pemulihan kondisi mental pascakejadian Ledakan SMAN 72.

Bagi siswa yang terdampak langsung, kementerian juga menyiapkan layanan konseling khusus guna memastikan kesehatan psikologis mereka tetap terjaga. “Langkah ini penting agar anak-anak tidak mengalami gangguan yang bisa menghambat perkembangan jiwa mereka,” jelas Mu’ti.

Ia menambahkan bahwa para relawan psikososial akan diterjunkan untuk memberikan pendampingan, baik secara langsung di rumah-rumah korban maupun melalui layanan daring. “Para relawan ini memiliki kepedulian tinggi terhadap penanganan masalah ini dan akan bekerja dengan pendekatan humanis,” tambahnya.

Mu’ti mengaku lega melihat semangat para siswa yang tetap tegar meski baru mengalami peristiwa traumatis. “Anak-anak yang saya temui terlihat sangat kuat dan optimistis. Sebagian besar dari mereka adalah siswa aktif dan berprestasi,” ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Sosial Syaifullah Yusuf juga mendorong agar proses belajar di SMAN 72 segera dimulai kembali. Ia menyebut, berdasarkan informasi dari Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), kegiatan belajar sementara akan dilakukan secara daring mulai pekan depan, sebelum nantinya beralih ke pembelajaran tatap muka setelah evaluasi kondisi psikososial siswa.

“Yang terpenting saat ini adalah memastikan anak-anak mendapat pendampingan psikologis. Setelah itu, kegiatan belajar bisa berjalan normal kembali,” kata Syaifullah.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik