Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
MENJELANG bulan suci Ramadan, harga daging sapi di Pasar Tradisional Kota Depok, Jawa Barat (Jabar) meroket. Terjadinya kenaikan harga salah satunya terjadi di Pasar Tradisional Sukatani, Jalan Bunga 3 Nomor 12 B5, Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos.
Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (KUPTD) Pasar Sukatani, Tri Handoko mengaku daging sapi mulai mengalami kenaikan harga.
Paling mencolok harga daging sapi tenderloin naik sebesar Rp20 ribu menjadi Rp160 ribu dari sebelumnya Rp140 ribu per kilogram.
Baca juga : Sehari Jelang Puasa, Harga Daging Sapi di Depok Meroket
"Paling mencolok naiknya harga daging sapi tenderloin yang terdiri dari daging, dan has dalam," ujar Tri, Selasa (5/3).
Untuk harga daging sapi murni, daging sapi yang terdiri dari daging dan paha depan, daging sapi sirloin yang terdiri dari daging dan has luar masing-masing mengalami kenaikan harga Rp10 ribu dari yang tadinya Rp140 ribu menjadi Rp150 ribu per kilogram.
Sedangkan untuk ayam kampung mengalami kenaikan Rp10 ribu per kilogram dari yang sebelumnya Rp120 ribu menjadi Rp130 ribu per kilogram. Harga ayam broiler menjadi Rp43 ribu per kilogram naik Rp3 ribu dari yang sebelumnya Rp40 ribu per kilogram.
Baca juga : Rantai Pasok Daging Sapi nasional Harus Dibenahi
Adapun beras di Pasar Sukatani kini mulai mengalami penurunan harga. Harga beras petruk yang tadinya Rp18 ribu per kilogram turun menjadi Rp16.200 per kilogram.
Begitu pun harga beras kualitas premium turun dari yang tadinya harga Rp17 ribu per kilogram turun menjadi Rp15 ribu per kilogram. Sedangkan harga beras medium turun menjadi Rp14 ribu per kilogram dari yang tadinya Rp15 ribu per kilogram.
"Meski harga beras turun, beras merk sentra ramos di ritel pasar tradisional Pasar Sukatani masih tetap kosong stok," paparnya.
Baca juga : H-3 Idulfitri, Harga Daging Sapi di Kota Depok Tembus Rp160 Ribu per Kg
Di pasar tradisional Kemirimuka, Jalan Arief Rahman Hakim, Kelurahan Kemirimuka, Kecamatan Beji beras juga mengalami penurunan harga.
Kepala Unit Pengelola Teknis Daerah (KUPTD) Pasar Kemirimuka, Budi Setyanto memaparkan harga beras ramos yang tadinya Rp15 ribu per kilogram turun menjadi Rp14.500 per kilogram.
Sedangkan harga beras petruk yang tadinya Rp16.200 per kilogram turun menjadi Rp16 ribu.
Baca juga : Harga Daging Sapi Masih Stabil di Pasar Tradisional Klaten
Harga beras jeruk turun dari Rp17.200 menjadi Rp17 ribu per kilogram.
"Kecuali beras kualitas premium dan sanca stok kosong. Dua jenis komoditi pangan ini tak tahu kapan distributor kirim," ujar Budi Setyanto.
(Z-9)
Harga daging sapi beku kini rata-rata berada di atas Rp110.000 per kilogram, melonjak signifikan dari harga normal yang berkisar Rp80.000 hingga Rp90.000 per kilogram.
Tingginya permintaan didorong oleh kebutuhan masyarakat untuk memasak daging sapi sebagai menu berbuka puasa dan sahur.
Kementan mempercepat pengembangan investasi peternakan sapi skala besar di Kalimantan Tengah dengan target populasi mencapai 200 ribu ekor dalam satu kawasan terintegrasi.
MENJELANG perayaan imlek dan bulan puasa Ramadan 2026, penjualan daging sapi di pasar kite, kota Sungailiat, Provinsi Bangka Belitung, alami lonjakan signifikan.
Pemprov DKI Jakarta memprediksi lonjakan kebutuhan pangan jelang Ramadan dan Idulfitri 2026, terutama telur ayam, daging, bawang merah, dan minyak goreng.
Pelaku usaha pemotongan daging sapi di RPH Jatimulya Bekasi menegaskan komitmennya untuk menjaga harga tetap stabil menjelang Ramadan hingga Idul Fitri 2026.
Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus komitmen Bank Indonesia untuk hadir di tengah masyarakat selama bulan suci Ramadan 1447 H.
Ramadan menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas umat Islam sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang tengah berada dalam kondisi sulit.
Majelis Ulama Indonesia menyampaikan duka atas korban konflik Timur Tengah dan menyerukan penghentian aksi militer selama Ramadan, serta mendorong diplomasi damai melalui PBB.
Karena itu, sebuah cafe dan resto bernama Cak Kaji di Provinsi Jawa Timur menyediakan penganan dan nasi bukan puasa gratis,
Menariknya, masjid kuno atau yang akrab disebut Masjid Tuha (Masjid Tua) selalu diramaikan anak muda setempat dan sekitarnya.
Data Digital 2025 Global Overview Report mencatat bahwa masyarakat Indonesia usia 16 tahun ke atas menghabiskan rata-rata 7 jam 22 menit per hari di internet.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved