Jumat 29 April 2022, 10:34 WIB

H-3 Idulfitri, Harga Daging Sapi di Kota Depok Tembus Rp160 Ribu per Kg

Kisar Rajaguguk | Megapolitan
H-3 Idulfitri, Harga Daging Sapi di Kota Depok Tembus Rp160 Ribu per Kg

ANTARA FOTO/Ari Bowo
Ilustrasi pedagang daging sapi

 

HARGA daging sapi di sejumlah pasar di Kota Depok melonjak hingga Rp160 ribu per kilogram pada H-3 Idulfitri. Kenaikan harga tersebut sontak dikeluhkan oleh konsumen terutama para emak-emak.

Sri Rusnani, 62, seorang pembeli daging sapi yang dijumpai di Pasar Cisalak, Jalan Raya Bogor, Kelurahan Cisalak Pasar, Kecamatan Cimanggis, mengaku tak habis pikir atas mahalnya harga daging sapi tersebut.

"Mahal banget. Kemarin masih Rp130 ribu sekilo sekarang naik lagi. Naiknya tak tanggung-tanggung pula," kata Sri, Jumat (29/4).

Sri yang merupakan pensiunan guru SDN di Kota Depok itu mengatakan, biasanya daging sapi Rp130 ribu sekilo. Tapi kini jadi Rp160 ribu per kg.

"Saya jadi bingung kenapa mahal gitu ya," ucapnya.

Mensiasati harga mahal ini, Sri terpaksa mengurangi membeli daging sapi.

"Saya beli dikit aja," imbuhnya.

Baca juga: Harga Daging Sapi Naik Signifikan di Klaten

Sri mengatakan, jelang lebaran semua bahan kebutuhan pokok mahal, dari cabai, bawang, terigu, cabai, bawang hingga minyak goreng.

"Semuanya sekarang serba naik, cabai, bawang, minyak goreng, tomat, terigu, minyak goreng semuanya naik saya makin bingung, apa-apa serba naik," ungkapnya.

Ibu lainnya, Nyai Mutiah, mengatakan, tak hanya daging sapi, ayam kampung, telur, bawang, minyak goreng, cabe. Harga gas LPG nonsubsidi 12 kilogram juga mahal. Saat ini gas LPG 12 kilogram harganya mencapai Rp200 ribu lebih per tabung.

"Pusing, pusing, pusing," kata ibu berusia 56 tahun itu.

Menanggapi itu, Kepala Tata Usaha Pasar Cisalak Budi Haryanto mengatakan kenaikan harga daging sapi terjadi karena seiring dengan semakin dekatnya hari raya Idulfitri. Saat ini, pesanan daging sapi lumayan meningkat.

"Kenaikan ini karena pembeli lumayan ramai. Walaupun ada yang protes tapi mau bagaimana lagi dari produsennya sudah mahal," ujar Budi.

Dikatakan, biasanya mendekati hari H lebaran semua harga pangan naik. Tidak hanya di kita. Di pasar lainnya harga-harga naik juga.

"Kalau jelang lebaran itu harga-harga di pasar biasa naik. Tapi yang penting bagaimana kami bisa mengendalikan agar harga bahan pokok tersebut tidak melonjak tinggi tapi masih bisa dijangkau masyarakat," tuturnya.

Melihat tren kenaikan harga bahan pokok menjelang lebaran, seperti yang terjadi sekarang harga akan kembali normal bahkan turun setelah masa libur atau cuti lebaran selesai.

"Nanti biasa seminggu setelah lebaran turun lagi, kalo libur bersama sudah selesai tren harga bahan pokok akan turun lagi. Mudah-mudahan ya," pungkasnya.(OL-5)

Baca Juga

DOK.MI

Kompolnas Awasi Rekonstruksi Ulang Kecelakaan Mahasiswa UI

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 31 Januari 2023, 21:04 WIB
Benny mengatakan ada rekomendasi yang diberikan ke Polda Metro Jaya terkait kasus ini untuk...
MI/Andri Widiyanto

Perbaiki Citra, Polri Lanjutkan Program Quick Wins Presisi

👤Devi Rahma Syafira 🕔Selasa 31 Januari 2023, 20:39 WIB
Dalam program untuk mengembalikan kepercayaan publik pada Polri, prinsipnya hanya satu, yaitu menegakkan hukum secara objektif dan...
Mi/Kisar Rakagukguk

Kajati Jabar Resmikan Galeri Mobil dan Motor Hasil Kejahatan di Depok

👤Kisar Rajagukguk 🕔Selasa 31 Januari 2023, 19:45 WIB
KEPALA Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Asep Nanang Mulyana meresmikan galeri untuk memamerkan mobil maupun motor rampasan di Kota Depok untuk...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya