Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM upaya menjaga kesehatan, Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tangerang Cimone menggelar Gerakan Sejuta Langkah (GSL) dengan tema “Work Life Balance For Body Mass Index Ideal” dan senam bersama masyarakat di Stadion Benteng Kota Tangerang. Jumat, (23/2/2024).
Gerakan Sejuta Langkah (GSL) ini diikuti oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tangerang Cimone Ahmad Fauzan bersama dengan PJ Walikota Kota Tangerang Nurdin, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang Kaonang, karyawan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Cimone dan masyarakat sekitar.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tangerang Cimone, Ahmad Fauzan mengatakan bahwa tujuan dilaksanakannya Gerakan Sejuta Langkah (GSL) ini untuk menjaga kesehatan tubuh.
Baca juga : Melalui Olahraga, BPJS Ketenagakerjaan Ajak Tumbuhkan Produktivitas Kerja
"Kesibukan dalam bekerja sering menjadi pemicu kurangnya waktu untuk berolahraga. Sedangkan di sisi lain, kondisi lingkungan yang terus mengalami perubahan dan beban kerja yang tinggi, menuntut setiap orang untuk memiliki kondisi tubuh yang sehat dan prima. Hal inilah yang mendorong BPJS Ketenagakerjaan Tangerang Cimone ingin menumbuhkan semangat berolahraga bagi para pekerja," katanya.
Lebih lanjut, Ahmad Fauzan mengingatkan kepada seluruh pekerja agar konsisten dalam berolahraga, sehingga tubuh tetap sehat.
"Untuk itu, para pekerja harus bisa menyisihkan waktunya untuk berolahraga. Tidak harus dengan olahraga yang berat, cukup berjalan kaki minimal 30 menit setiap hari, dapat membuat tubuh lebih bugar dan siap menjalani rutinitas kerja," ucap Ahmad Fauzan.
Baca juga : Lewat Gerakan Sejuta Langkah, BPJS Ketenagakerjaan Ajak Pekerja Olahraga
"Tentunya hal ini harus dilakukan secara konsisten dan diimbagi dengan gaya hidup sehat. Sehingga secara tidak langsung akan meningkatkan imunitas dan produktivitas pekerja," ungkapnya.
Terakhir, Ahmad Fauzan berharap melalui kegiatan ini dapat mengolahragakan masyarakat maupun pekerja.
"Dan saya berharap Gerakan Sejuta Langkah yang dilakukan oleh BPJS Ketenagakerjaan ini dapat membangun lifestyle gemar berolahraga bagi seluruh pekerja khususnya insan BPJamsostek," tuturnya.
"Karena kalau badan sehat maka produktivitas kita juga tinggi. Ini bukan gaya-gayaan, tetapi kita ingin menginspirasi institusi lain dan diikuti juga oleh pekerja di seluruh Indonesia," papar Ahmad Fauzan. (S-4)
Transformasi teknologi dan ketidakstabilan geopolitik global kini menjadi ancaman nyata bagi tatanan dunia kerja.
Berdasarkan survei terhadap 1.000 responden pada akhir 2025, sebanyak 82% pekerja Indonesia mengaku bahagia di tempat kerja.
Banyak pekerja tetap memaksakan diri menjalani aktivitas normal meski kondisi tubuh dan pikiran mereka sebenarnya sudah berada di bawah tekanan hebat.
PEMERINTAH menegaskan pentingnya peran pemerintah daerah dalam memanfaatkan bonus demografi agar menjadi kekuatan pembangunan, bukan justru berubah menjadi persoalan sosial dan ekonomi
Masalah tersebut sudah termasuk dalam pelanggaran normatif ketenagakerjaan
Generasi Z terbukti menjadi kelompok paling rentan di lingkungan kerja, dengan 91% di antaranya kerap menghadapi tantangan kesehatan mental dan 35% mengalami depresi.
Dengan memilih jenis olahraga yang tepat dan dilakukan secara teratur, gejala asma justru dapat lebih terkontrol dan kualitas hidup meningkat.
Aktivitas fisik yang rutin terbukti dapat menjaga kebugaran, membantu mengontrol kadar gula darah, serta meningkatkan metabolisme.
Karbohidrat tetap menjadi elemen krusial bagi tubuh sebagai sumber energi utama, terutama saat berolahraga di tengah kondisi berpuasa.
Penambahan fitur di Strava ini merupakan bentuk respons langsung terhadap tingginya minat serta permintaan dari komunitas pengguna terhadap kelima aktivitas fisik tersebut.
Minat masyarakat Bandung terhadap olahraga raket terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
Kelompok yang perlu waspada saat berolahraga saat puasa ramadan mencakup ibu hamil, ibu menyusui, serta penderita penyakit penyerta atau komorbid.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved