Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
KAPOLDA Metro Jaya Irjen Fadil Imran mengusulkan aksi unjuk rasa atau demonstrasi yang dipusatkan di kawasan Monas Barat Daya, Jakarta.
Hal tersebut diusulkan Fadil saat berdiskusi dengan tokoh agama, mahasiswa, serikat pekerja dan organisasi masyarakat (ormas) di Polda Metro Jaya pada Kamis (22/9) ini.
Fadil menilai selama ini aksi unjuk rasa digelar di kawasan Patung Kuda atau Jalan Medan Merdeka Barat. Menurutnya, sering terjadi penutupan jalan akibat sejumlah aksi unjuk rasa.
Baca juga: Istana Bantah Presiden Hindari Demonstrasi Harga BBM
Pihaknya menilai aksi unjuk rasa di jalan tersebut perlu dipindahkan. Sebab, menggangu aktivitas masyarakat luas. Salah satu opsi ialah memusatkan aksi protes di Monas Barat Daya. Fadil menilai kawasan Monas Barat Daya memadai untuk menampung peserta aksi.
"Saya lihat Monas Barat Daya cukup luas. Ini bisa masuk 5-6 ribu orang, daripada kita harus demokrasi di Jalan Medan Merdeka Barat," kata Fadil.
Baca juga: OTT Hakim Agung MA Terkait Suap dan Pungutan Pengurusan Perkara
Fadil mengaku siap menyiapkan sarana dan prasarana yang dibutuhkan, seperti panggung dan pengeras suara. Sehingga, peserta aksi dapat diberikan ruang dan menunjukkan kepada dunia, bahwa Indonesia sangat dewasa dalam berdemokrasi.
Menurutnya, unjuk rasa di kawasan Monas Barat Daya tidak membuat jalanan macet dan mengganggu aktivitas masyarakat. "Arus lalu lintas ini bisa lancar dari timur dari utara. Demikian juga arus lalu lintas dari selatan dan barat, kalau kita melaksanakan demo di silang Monas," pungkasnya.(OL-11)
Perang tersebut terlalu menguras anggaran negara. Padahal, menurut dia, situasi internal di Amerika Serikat tidak baik-baik saja dan membutuhkan sokongan.
Delpedro Marhaen bentangkan bendera Iran di PN Jakpus, tuntut Presiden Prabowo mundur dari Board of Peace (BoP) dalam sidang putusan kasus penghasutan.
Gelombang protes pecah di penjuru Amerika Serikat usai tewasnya Ali Khamenei. Demonstran sebut kebijakan Trump sebagai bentuk tirani dan menyeret AS ke perang tanpa akhir.
Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (Dema PTKIN) Se-Indonesia mengapresiasi pola pengamanan kepolisian dalam aksi unjuk rasa mahasiswa.
Mahasiswa diimbau untuk tetap menyampaikan aspirasi secara damai dan konstitusional, khususnya di bulan suci Ramadan.
Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut pidana penjara 10 bulan terhadap 21 terdakwa kasus kerusuhan demonstrasi yang terjadi pada Agustus 2025.
Polda Metro Jaya membeberkan kronologi kecelakaan Fortuner vs Agya di Tol Andara. Pengemudi Fortuner diduga ugal-ugalan dan menyalip lewat bahu jalan hingga mobil terguling.
Sebuah mobil taksi daring bernomor polisi B-1276-UNT tercebur ke kolam Bundaran HI pada Rabu (25/3/2026) dini hari. Polisi menyebut kecelakaan dipicu kurangnya kehati-hatian pengemudi
PANIT 2 Subdit Resmob Polda Metro Jaya, AKP Fechy J. Ataupah mengungkap fakta baru dalam pelarian FTJ, Warga Negara (WN) Irak yang menjadi tersangka pembunuhan DA, cucu Mpok Nori.
SUBDIT Resmob Polda Metro Jaya mengungkap kronologi lengkap kasus pembunuhan DA, cucu pelawak legendaris almarhumah Mpok Nori, yang dilakukan oleh suami sirinya, FTJ.
Polisi mengungkap motif pembunuhan cucu Mpok Nori di Jakarta Timur. Pelaku, suami siri WNA asal Irak, nekat membunuh karena cemburu.
Polda Metro Jaya mengerahkan 1.810 personel dan menyiapkan rekayasa lalu lintas situasional untuk mengamankan malam takbiran Idul Fitri 1447 H di Jakarta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved