Kamis 17 Maret 2022, 17:59 WIB

KPK Endus Pensiunan ASN DKI Cairkan Cek Rp35 M

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
KPK Endus Pensiunan ASN DKI Cairkan Cek Rp35 M

Ilustrasi
ASN

 

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) mendapatkan informasi adanya ASN Pemprov DKI yang mencairkan cek usai pensiun. Informasi ini didapat KPK dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua KPK Alexander Marwata saat mengisi bimtek di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (17/3).

"Saya sampaikan KPK pernah menerima laporan PPATK dari salah seorang pejabat eselon 3 di DKI, begitu yang bersangkutan pensiun dan mencairkan cek sejumlah Rp35 miliar," kata Alexander.

Ia melanjutkan, usai mencairkan cek, ASN itu membeli rumah secara tunai senilai Rp3,5 miliar. Ia pun meminta agar dilakukan klarifikasi terhadap hal tersebut. Sebab, ia mencurigai cek tersebut adalah gratifikasi.

"Tetapi saya tidak tahu mungkin sudah jalan Tuhan tidak lama setelah kami klarifikasi beliau meninggal," ungkapnya.

Baca juga: Dua Pensiunan ASABRI Diperiksa terkait Rasuah Rp22,788 Triliun

Upaya mencari tahu hal itu tidak berhenti sampai di situ. Ia melimpahkan hal tersebut kepada Ditjen Pajak agar pejabat pajak bisa mengenakan pajak terhadap pertambahan harta kekayaan ASN tersebut.

"Tapi jangan berhenti, sampaikan ke Dirjen Pajak. Karena kalau orang pajak itu saya lihat enggak peduli uang dari korupsi atau dari jualan apapun pokoknya tambah kekayaannya bayar pajak," pungkasnya.

Karena ASN tersebut sudah meninggal, pengenaan pidana terhadapnya memang dihentikan. Alexander pun berpesan kepada ASN DKI agar berhati-hati. Sebagai pemilik APBD terbesar di Indonesia, Jakarta juga mengalami perputaran uang yang luar biasa.

"Jadi saya sudah mengingatkan kepada Bapak Ibu sekalian tanggung jawab kerja di Pemprov DKI sangat berat. Beban tugasnya sangat berat meskipun nanti ibukotanya pindah ke Kalimantan, tidak mengurangi beban hasil pencarian. Karena Jakarta tetap jadi pusat ekonomi, pusat perkumpulan, 60% uang beredar disini. Itulah yang menyebabkan potensi-potensi (korupsi)," pungkasnya.(OL-5)

Baca Juga

Antara/Aprilio Akbar

Pemulihan Ekonomi Semakin Terasa, UMKM di Jakarta Terus Didorong Untuk Bangkit

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 28 Juni 2022, 22:36 WIB
Program pemerintah melalui KUR, dikatakan dia, bisa membangkitkan ekonomi. Untuk itu, Pegadaian hadir untuk salurkan KUR super...
MI/ Moh Irfan

Tandon Air Proyek LRT di Jakarta Jebol

👤Khoerun Nadif Rahmat 🕔Selasa 28 Juni 2022, 22:34 WIB
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab jebolnya tandon air proyek LRT di Jakarta, yang mengakibatkan lima orang...
MI/Rommy Pujianto

Pelapor Roy Suryo: Saya hanya Menyuarakan Minoritas

👤Khoerun Nadif Rahmat 🕔Selasa 28 Juni 2022, 22:15 WIB
Harapan Herna bahwa semoga kasus ini ditinjaklanjuti, sama seperti kasus penistaan agama yang sudah terjadi sebelumnya di...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya