Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
ASTRONOT veteran NASA, Suni Williams, resmi mengumumkan masa pensiunnya pada Selasa (20/1). Keputusan ini menjadikan misi uji coba Boeing Starliner sebagai perjalanan terakhirnya ke orbit sebagai anggota korps astronot.
Selama 27 tahun berkarir di NASA sejak bergabung pada 1998, Williams telah mencetak berbagai rekor luar biasa. Meski mengumumkan pengunduran dirinya, Williams tidak merinci alasan pemilihan waktu pensiunnya dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan badan antariksa tersebut.
"Siapa pun yang mengenal saya pasti tahu bahwa luar angkasa adalah tempat favorit saya," ujar Williams. "Merupakan kehormatan luar biasa bisa bertugas di Kantor Astronot dan memiliki kesempatan terbang ke luar angkasa sebanyak tiga kali."
Misi terakhir Williams menjadi salah satu yang paling menyedot perhatian dunia. Bersama rekan astronotnya, Butch Wilmore, Williams mulanya hanya dijadwalkan menghabiskan satu minggu di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) untuk menguji kapsul Starliner baru milik Boeing.
Namun, kendala teknis pada kendaraan tersebut memaksa keduanya menetap di ISS selama lebih dari sembilan bulan. Karena masalah keamanan, NASA akhirnya memulangkan kapsul Starliner dalam keadaan kosong, sementara Williams dan Wilmore harus menunggu jemputan misi lain untuk kembali ke Bumi.
"Luar angkasa, orang-orang di dalamnya, teknik, dan sainsnya sungguh menakjubkan dan telah memungkinkan langkah eksplorasi berikutnya ke Bulan dan Mars," kata Williams. "Saya berharap fondasi yang kami letakkan dapat mempermudah langkah-langkah berani tersebut."
Sepanjang karirnya, Williams telah menghabiskan total 608 hari di luar angkasa, menempatkannya di posisi kedua waktu kumulatif terbanyak bagi astronot NASA setelah Peggy Whitson.
Berikut adalah beberapa pencapaian fenomenal Suni Williams:
"Suni telah menjadi pemimpin perintis," puji Vanessa Wyche, Direktur Johnson Space Center NASA. "Kontribusinya yang tak terhapuskan bagi stasiun luar angkasa hingga peran uji terbangnya yang inovatif pada misi Boeing Starliner akan menginspirasi generasi penjelajah masa depan."
Pensiunnya Williams menyusul langkah Butch Wilmore yang juga telah mengumumkan pengunduran diri sebelumnya. Pola ini serupa dengan astronot Bob Behnken dan Doug Hurley yang pensiun setelah menjadi pilot uji coba pertama kapsul Crew Dragon milik SpaceX pada 2020.
Meski misi Starliner dirundung masalah kebocoran gas dan kegagalan pendorong, Williams tetap membela kemampuan pesawat tersebut. "Pesawat ini sangat mumpuni. Ada beberapa hal yang perlu diperbaiki, dan orang-orang sedang mengerjakannya secara aktif. Menjadi bagian dari program itu adalah sebuah kehormatan," pungkasnya. (CNN/Z-2)
Survei tersebut menemukan bahwa mayoritas responden (77%) memperkirakan akan tetap bekerja setelah mencapai usia pensiun.
Aset digital seperti kripto mulai dilirik sebagai opsi diversifikasi untuk dana pensiun, terutama oleh generasi muda yang lebih adaptif terhadap teknologi finansial.
Esensi dari perencanaan masa tua adalah memulai sedini mungkin dengan sumber daya yang ada.
Ini rahasia pensiun Warren Buffett: investasi jangka panjang, hidup sederhana, dan strategi keuangan aman di usia tua.
Puncak kejayaan Milos Raonic terjadi pada 2016, saat ia berhasil menembus partai final Wimbledon setelah menumbangkan legenda Roger Federer di semifinal.
Teleskop SPHEREx milik NASA mendeteksi molekul organik seperti air dan karbon dioksida pada komet antarbintang 3I/ATLAS, membuka peluang riset asal-usul kehidupan.
NASA merilis citra terbaru Hubble yang mengungkap Nebula Telur, fase langka sebelum nebula planet terbentuk. Fenomena kosmik ini terjadi 1.000 tahun cahaya dari Bumi.
NASA memulai uji coba teknologi sayap CATNLF menggunakan jet F-15B. Inovasi ini dirancang untuk mengurangi hambatan udara dan menekan biaya bahan bakar pesawat komersial.
NASA ungkap tantangan teknis di balik terbatasnya jadwal peluncuran Artemis 2. Simak mengapa misi berawak pertama ke Bulan dalam 50 tahun ini sangat bergantung pada mekanika orbital dan cuaca.
Melalui Teleskop Luar Angkasa James Webb (JWST), para ilmuwan menemukan bahwa planet raksasa gas ternyata memiliki kapasitas pertumbuhan yang jauh melampaui teori-teori sebelumnya.
Analisis terbaru data Voyager 2 mengungkap mengapa sabuk radiasi Uranus sangat kuat. Ternyata, ada peristiwa cuaca antariksa langka saat misi berlangsung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved