Headline

Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.

Pejabat Patroli Perbatasan AS Greg Bovino Umumkan Pensiun di Tengah Kontroversi

Thalatie K Yani
17/3/2026 06:59
Pejabat Patroli Perbatasan AS Greg Bovino Umumkan Pensiun di Tengah Kontroversi
Greg Bovino, wajah utama kebijakan imigrasi Donald Trump, mengumumkan pensiun setelah rentetan insiden fatal dan skandal rasisme.(Media Sosial X)

GREG Bovino, pemimpin Patroli Perbatasan (Border Patrol) Amerika Serikat yang menjadi wajah utama kebijakan pengetatan imigrasi Presiden Donald Trump, resmi mengumumkan rencana pensiunnya. Karier Bovino yang membentang selama hampir 30 tahun di penegakan hukum imigrasi ini akan berakhir pada penghujung Maret mendatang.

Kepada Breitbart News, Bovino menyatakan kebanggaannya selama bertugas di garda terdepan. "Kehormatan terbesar sepanjang hidup saya adalah bekerja bersama agen Patroli Perbatasan di perbatasan dan di pedalaman Amerika Serikat dalam beberapa kondisi paling menantang yang pernah dihadapi lembaga ini," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa melihat para agen "memberikan segalanya di lingkungan paling berbahaya yang pernah kami hadapi adalah sebuah pengalaman yang merendahkan hati."

Rekam Jejak dan Kontroversi Minnesota

Bovino bergabung dengan Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan (CBP) sejak 1996, dengan sebagian besar masa tugasnya di perbatasan California-Meksiko. Namanya mencuat saat ia dipercaya memimpin Operation Metro Surge di Minnesota di bawah pemerintahan Trump.

Namun, kepemimpinannya di kota-kota yang dipimpin Demokrat, termasuk Los Angeles, Chicago, dan Minneapolis, diwarnai ketegangan. Puncaknya terjadi pada Januari lalu, ketika agen federal di bawah komandonya terlibat dalam konfrontasi yang menewaskan dua warga negara AS, Renee Good dan Alex Pretti. Insiden tragis ini memicu kecaman lintas partai dan protes luas, yang berujung pada pencopotan Bovino dari jabatannya di Minnesota dan pengembaliannya ke California. Posisinya kemudian digantikan oleh Tom Homan.

Skandal Ucapan Ofensif

Selain insiden penembakan, citra Bovino semakin tergerus oleh laporan perilaku tidak profesional. Menurut laporan CBS, mitra media BBC, Bovino menuai kritik tajam pada Januari lalu karena menggunakan bahasa yang menyinggung pejabat federal Yahudi dalam sebuah sambungan telepon.

Bovino dilaporkan melontarkan komentar merendahkan setelah diberitahu bahwa jaksa Minnesota, Daniel Rosen, seorang Yahudi Ortodoks, tidak dapat menghadiri pertemuan karena sedang menjalankan ibadah Sabat.

Transisi di Tengah Rencana Deportasi Massal

Rencana pensiun Bovino muncul di saat Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) sedang mengalami perombakan besar-besaran. Kristi Noem, kepala DHS sebelumnya, baru saja diganti bulan ini sebagai bagian dari upaya Trump memperkuat tim guna merealisasikan janji kampanye terkait deportasi massal.

Meski Bovino telah mengumumkan pengunduran dirinya secara publik, juru bicara DHS menyatakan kepada BBC pada Senin lalu bahwa Bovino "belum menyerahkan dokumen pensiun resmi." Secara usia, Bovino memang telah memenuhi syarat untuk pensiun, setahun sebelum batas usia wajib pensiun CBP yakni 57 tahun.

Sentimen publik AS terhadap kebijakan imigrasi ini terpantau terbelah. Berdasarkan jajak pendapat terbaru Reuters/Ipsos, 61% warga Amerika mendukung deportasi imigran ilegal, namun mayoritas (58%) tidak setuju dengan cara Presiden Trump menangani isu tersebut. (BBC/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik