Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Toko Kue & Bolu Tjitarum, Kembalikan Makna Oleh-Oleh Bandung Sesungguhnya

Naviandri
01/12/2025 20:58
Toko Kue & Bolu Tjitarum, Kembalikan Makna Oleh-Oleh Bandung Sesungguhnya
Tjitarum toko kue & bolu ramaikan oleh-oleh Kota Bandung.(Dok Tjitarum)

Tjitarum, Toko oleh-oleh Bolu & Kue asal Bandung yang terinspirasi dari warisan kuliner Jawa Barat di bawah naungan PT. Hidangan Kota Kembang kini resmi hadir Kota Bandung. Pembukaan ini menjadi langkah baru dalam menghadirkan oleh-oleh dari Bandung yang tidak hanya lezat, tetapi juga bermakna. 

Masih satu keluarga dengan Tji Laki 9, Tjitarum hadir membawa napas baru di dunia oleh-oleh Bandung. Jika Tji Laki 9 mengajak bernostalgia pada Bandung tempo dulu melalui sajian bolu pisang, Tjitarum melangkah lebih luas dengan menghadirkan beragam bolu dan kue yang terinspirasi dari kekayaan kudapan khas Jabar. Dengan bahan berkualitas serta teknik modern, Tjitarum berkomitmen melestarikan sekaligus memperbarui tradisi rasa agar tetap relevan dan dicintai lintas generasi. 

"Lewat Tji Laki 9 dan Tjitarum, ia berusaha mengembalikan makna bahwa oleh-oleh Bandung seharusnya mencerminkan Bandung itu sendiri. Kota dengan sejarah panjang, cita rasa khas dan karakter desain yang otentik," ungkap Hedi Rusdian selaku Brand Owner Tjitarum kemarin.

Menurut Hedi, melalui Tjitarum, budaya Jabar dapat dilestarikan mulai dari nama yang ikonik nan historis yang dipakai, yakni Sungai Citarum hingga packaging yang mengangkat keanekaragaman budaya Jabar. Setiap produk yang dibuat bukan hanya untuk dinikmati, tetapi untuk membawa pulang cerita tentang Jabar. 

"Bagi kami, ketika seseorang mengklaim sebuah makanan sebagai oleh-oleh khas daerah, maka makanan itu harus bisa merepresentasikan jiwanya dari rasa, sejarah, hingga desainya," terangnya.

Hedi melanjutkan, bahwa Tjitarum siap meramaikan khasanah oleh-oleh di Kota Bandung, mulai 5 Desember 2025, Tjitarum menghadirkan 6 produk yang terdiri dari Bolu Labu Lapis, Bolu gulung (pandan, ketan hitam, peyeum kalapa, nanas), brownies, pie susu, bagelen, dan kue kering. 

"Dengan tagline-nya, Ngamumule Rasa, Ngahargaan Carita yang dalam bahasa Indonesia artinya melestarikan rasa, menghargai cerita , kehadiran Tjitarum diharapkan dapat menjadi suatu pelestarian rasa yang tidak berhenti pada nostalgia, tetapi bergerak menuju keberlanjutan dan relevansi masa kini," sambungnya. (AN/E-4)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner