Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Pos Indonesia sudah Salurkan 12.091 Koli Bantuan Bencana Langsung ke Lokasi Bencana

Sugeng Sumariyadi
12/12/2025 10:04
Pos Indonesia sudah Salurkan 12.091 Koli Bantuan Bencana Langsung ke Lokasi Bencana
Sejumlah petugas Pos Indonesia menyiapkan pengiriman bantuan ke lokasi bencana.(ISTIMEWA)

BENCANA masih terus melanda sejumlah wilayah di Indonesia. PT Pos Indonesia tidak diam, dan mengambil peran sebagai garda terdepan layanan pos dan logistik nasional.

Perusahaan milik negara ini membuka Layanan Pengiriman Bantuan Gratis. Pos Indonesia membuka akses bagi masyarakat, komunitas, hingga lembaga kemanusiaan untuk mengirimkan bantuan tanpa biaya ke daerah terdampak. Ini bentuk nyata kolaborasi publik yang bergerak cepat, tepat, dan penuh empati.

Hingga 8 Desember 2025, Pos Indonesia telah menyalurkan 12.091 koli bantuan dengan total berat 109,367 ton. Bantuan berasal dari berbagai provinsi seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan, hingga Sulawesi.

Bentuknya terdiri dari pakaian layak pakai, hygiene kit, makanan siap saji, beras, minyak goreng, perlengkapan bayi, serta beragam kebutuhan dasar lainnya.

Penyaluran bantuan dilakukan secara aman dan terkoordinasi bersama BPBD, relawan lokal, komunitas kemanusiaan, serta para mitra strategis lainnya. Distribusi bantuan telah menjangkau posko utama di Medan, Sibolga, Tarutung, Langsa, Lhokseumawe, Meulaboh, Bukittinggi, Padang Pariaman, dan wilayah terdampak lainnya yang masih dalam proses penyaluran.

Selain menyalurkan bantuan masyarakat, Pos Indonesia juga memberikan perhatian kepada internal perusahaan. Tercatat 405 insan Pos Indonesia yang terdampak bencana telah menerima bantuan sembako dan kebutuhan dasar lainnya.

Melalui Program Corporate Social Responsibility (CSR), Pos Indonesia turut menyalurkan logistik darurat, perlengkapan tanggap bencana, serta dukungan operasional bagi BPBD.

 

BLTS Kesra

 

Di tengah situasi bencana, Pos Indonesia terus memastikan bahwa program pemerintah Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) Kesra tetap berjalan tanpa hambatan. Petugas Pos Indonesia melakukan penyaluran langsung, termasuk pengantaran ke rumah-rumah penerima manfaat yang sakit, lansia, atau mengalami keterbatasan mobilitas.

Upaya percepatan dilakukan melalui koordinasi intensif dengan pemda, kepolisian dan TNI untuk menentukan lokasi pembayaran yang lebih mudah dijangkau masyarakat. Selain itu juga menyediakan dokumen pendukung yang diperlukan saat proses pembayaran.

PT Pos Indonesia juga melakukan pengawalan transaksi agar proses penyaluran berlangsung aman dan tertib. Upaya lain ialah menyediakan jaringan internet guna memastikan kelancaran proses verifikasi dan pembayaran di lokasi.

Untuk meningkatkan akses layanan, Pos Indonesia juga menambah titik pembayaran, memperpanjang jam operasional, serta memperkuat layanan antar langsung bagi KPM prioritas.

Plt Direktur Utama Pos Indonesia, Haris, mengungkapkan setiap bantuan yang dikirimkan bukan sekadar paket, tetapi harapan.

"Dalam setiap kilogram logistik kemanusiaan ada pesan bahwa negara hadir dan tidak membiarkan masyarakatnya menghadapi bencana sendirian. Pos Indonesia akan terus menjadi bagian dari upaya tanggap darurat, memastikan bantuan tiba lebih cepat, lebih tepat, dan menjangkau lebih banyak saudara kita yang membutuhkan," tegasnya.

Dia menambahkan Pos Indonesia mengerahkan seluruh sumber daya untuk mempercepat penyaluran BLTS Kesra, termasuk menghadirkan layanan antar langsung bagi mereka yang paling rentan. "Dengan kolaborasi yang kuat bersama pemerintah daerah, TNI-Polri, serta mitra lainnya, kami percaya percepatan ini dapat menghadirkan manfaat nyata dan mempercepat pemulihan masyarakat terdampak.”

Pos Indonesia memastikan bahwa dukungan logistik, distribusi bantuan, serta penyaluran bantuan sosial akan terus diperkuat. Komitmen ini merupakan bagian dari mandat Pos Indonesia sebagai BUMN yang terus hadir bagi masyarakat, terutama di saat krisis



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner