Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

RSHS Bandung Bertekad Hilangkan Stigma dan Diskriminasi Penderita HIV/AIDS

Sugeng Sumariyadi
02/12/2025 17:06
RSHS Bandung Bertekad Hilangkan Stigma dan Diskriminasi Penderita HIV/AIDS
Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung(ISTIMEWA)

STIGMA dan diskriminasi terhadap Orang dengan HIV (ODHIV) masih terjadi di masyarakat termasuk pada pelayanan kesehatan.

"Stigma dan diskriminasi bisa menghambat pengobatan. RSHS mengajak kita semua untuk memperkuat lingkungan yang inklusif, ramah, dan mendukung bagi ODHIV," ungkap Direktur Utama RSUP Dr Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Rachim Dinata Marsidi, saat peringatan Hari AIDS Sedunia 2025, Selasa (2/12).

Menurut dia, tidak boleh ada lagi diskriminasi dalam pelayanan kesehatan. Tidak boleh ada lagi hambatan bagi mereka yang ingin mengakses layanan.

Saat ini, menurutnya, dunia menghadapi tantangan global menuju
tahun 2030. Seluruh negara, termasuk Indonesia, telah berkomitmen mencapai target Ending HIV.”

"Hal ini membutuhkan kolaborasi yang kuat, inovasi layanan, peningkatan kapasitas tenaga medis, serta kesinambungan pendampingan bagi ODHIV," tandasnya.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama Ketua Penanggulangan HIV RSHS, Rudi Wisaksana mengungkapkan bahwa petugas kesehatan mempunyai peran penting dan juga esensial dalam melakukan layanan kesehatan.

“Namun, mungkin karena kelelahan atau terlalu banyak pekerjaan mereka tidak sengaja melakukan stigma. Oleh karena itu kita akan berusaha untuk memperbaiki keadaaan itu dengan membuat layanan yang lebih baik dan lebih ramah terhadap siapapun," tegasnya.

Dalam peringatan Hari AIDS Sedunia ini, RSHS juga berkomitmen untuk merangkul semua pasien yang menjalani pengobatan atau perawatan di RSHS termasuk ODHIV dengan penuh empati. Hal ini ditandai dengan penandatanganan pada papan deklarasi komitmen.

Selain deklarasi “Merangkul dengan Empati “, acara peringatan Hari AIDS ini juga diisi dengan talkhow yang menghadirkan nara sumber dari ODHIV, petugas kesehatan, Kabid P2P Dinkes Provinsi Jawa Barat, Ketua Komite Etik Hukum RSHS, Wakil Rektor Bidang Akademik dan
Kemahasiswaan Unpad serta Guru Besar Fakultas keperawatan Unpad.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner