Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA DPP PDI Perjuangan Bidang Kesehatan dan Lingkungan Hidup, Ribka Tjiptaning, menyoroti masih adanya stigma negatif pada dan diskriminasi terhadap Orang dengan HIV/AIDS (ODHA).
Stigma negatif tidak hanya merugikan secara sosial, tetapi juga menghambat akses ODHA terhadap hak kesehatan. Ia memberikan contoh kesulitan yang dihadapi penyintas saat berobat.
"Kadang-kadang mereka tebus obat aja mengalami diskriminasi, misalnya dari jam 5 pagi pulang jam 4 sore, kadang bawa bekal dulu. Kenapa sih dia enggak diperlakukan sama dengan yang lain? Padahal mereka enggak boleh capek kan? Harus ya disamakanlah begitu," kata Ribka dalam keterangannya, Selasa (2/12).
Untuk menjamin kelangsungan hidup penyintas, PDIP menyatakan komitmen untuk terus mendampingi ODHA. Salah satu fokus utama adalah memastikan jaminan kesehatan terpenuhi.
"Terus yang belum punya BPJS, kita akan usahakan punya BPJS karena itu kan pengobatan yang panjang seumur hidupnya harus terus berobat," ujar Ribka.
Meskipun HIV tidak menular melalui kontak kasual, Ribka Tjiptaning mengakui bahwa stigma di masyarakat masih sangat kental.
Ia menceritakan adanya kasus di mana seorang penyintas yang menikah masih didiskriminasikan oleh mertuanya.
"Mereka pegang piring aja enggak boleh sih gitu, ya itu masih harus sosialisasi yang panjang lah," pungkasnya. (H-2)
Dinas Kesehatan Jawa Timur tidak cukup hanya mengandalkan pendekatan kuratif dan pelaporan kasus, melainkan perlu memperkuat langkah preventif.
"Hasil pendataan kami, temuan HIV/AIDS selama 10 bulan mulai Januari-Oktober di Kota Sukabumi ada 124 kasus. Terdapat lima orang meninggal dunia,"
Para pengidap HIV/AIDS harus mendapat jaminan kesehatan dari pemerintah.
KETUA DPP PDI Perjuangan Bidang Kesehatan dan Lingkungan Hidup, Ribka Tjiptaning, menyoroti masih adanya stigma dan diskriminasi terhadap Orang dengan HIV/AIDS (ODHA).
Universitas Esa Unggul melalui akademisi dan pakar Mikrobiologi, memberikan pandangan dan informasi ilmiah terkini terkait perkembangan penanganan HIV/AIDS di dunia dan Indonesia.
Stigma dan diskriminasi terhadap ODHIV bisa menghambat pengobatan.
KUSTA atau lepra masih sering dianggap sebagai penyakit kutukan oleh masyarakat. Stigma tersebut membuat eliminasi kusta belum tercapai. Sebab, penderita enggan berobat
Selain faktor teknis, hambatan sosial berupa stigma masih menjadi tembok tebal bagi ODHIV.
Saat ini di Indonesia sendiri sebetulnya ada 1 berbanding 5 orang pernah mengalami masalah mental.
Sesi utama kegiatan dikemas dalam bentuk talkshow edukatif yang menghadirkan narasumber lintas bidang antara lain adalah dr. Suheir Muzakir, Sp.PD.
Perempuan di Indonesia masih merasa malu atau enggan membicarakan topik seputar menstruasi atau gangguan reproduksi yang berakibat pada kesehatan di masa mendatang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved